Global Rallycross Championship kolaps

Global Rallycross Championship yang berbasis di Amerika Serikat dikabarkan berhenti beroperasi jelang bergulirnya musim 2018.

Tanner Foust, Volkswagen, Scott Speed, Volkswagen
Tanner Foust, Volkswagen, Scott Speed, Volkswagen

Foto oleh: Volkswagen

Pembengkakan biaya serta keluarnya tim-tim yang berlaga di kelas Supercars diyakini merupakan alasan utama matinya ajang yang disokong oleh Red Bull tersebut.

Lancaster Speedway, New York, yang sedianya didapuk menjadi seri pembuka GRC 2018 menggantikan Louisville, membenarkan kabar tersebut lewat Twitter.

“Kami menerima pemberitahuan dari Red Bull Global Rallycross bahwa musim 2018 dibatalkan,” tulisnya. “Mereka akan melakukan pembenahan untuk menghadapi musim 2019.

“GRC akan mengembalikan tiket yang telah dibeli penonton mulai minggu depan.”

Sebagian besar tim kelas Supercars menarik diri dari kejuaraan pada akhir musim lalu, terkait berbagai pertentangan dengan pihak penyelenggara GRC, mulai dari Honda, diikuti Volkswagen dan Subaru.

Menurut dokumen pengadilan yang diajukan di Amerika Serikat, Alpha Group yang merupakan nama bisnis Red Bull Global Rallycross telah mengajukan tuntutan terhadap Subaru Amerika.

Tuntutan tersebut berisi penolakan komitmen Subaru untuk balapan di GRC 2018, serta pembuatan klaim palsu bahwa GRC tetap menyelenggarakan balapan musim ini.

GRC yang diwakili mantan pembalap sportcar, Michael Avenatti, juga mengklaim informasi mengenai musim 2018 dibagikan kepada tim dan perusahaan event organizer di sebuah pertemuan tertutup. Keluarnya Subaru yang diikuti rencana turun ke ajang rival yang berbasis di Amerika Serikat turut mempengaruhi keputusan VW.

Subaru membantah tuntutan versi GRC tersebut.

Situs pembelian tiket GRC telah dimatikan menyusul kejadian ini. Seluruh jadwal balapan turut dihapus dari website, aplikasi, dan kanal media sosial. Website utama GRC pun tidak bisa lagi diakses.

Hilangnya GRC di Amerika Serikat tidak mempengaruhi rencana GRC Eropa yang tidak memiliki hubungan dengan seri AS. Balapan tersebut rencananya debut di musim 2019.

Mantan pembalap F1 Scott Speed menjadi jawara pada tiga musim terakhir GRC bersama tim Autosport’s Volkswagen Beetle. Rival Andretti di IndyCar, Ganassi, merupakan salah satu tim utama yang turut meramaikan GRC.

Terkait keluarnya tim-tim pabrikan, penyelenggara GRC sempat mengumumkan rencana perubahan kelas utama, Supercars, menjadi kelas Gold yang merupakan versi upgrade dari kelas Lites. Rencananya, ronde pamungkas GRC akan diselenggarakan di Lydden Hill, Inggris.

Sebelum GRC dinyatakan mati, IMG, yang merupakan promotor World Rallycross Championship, meluncurkan kejuaraan Americas Rallycross Championship yang sebagian besar jadwalnya mengikuti WRX. 

Laporan oleh Dominik Wilde

Tanner Foust, Volkswagen, Scott Speed, Volkswagen

Tanner Foust, Volkswagen, Scott Speed, Volkswagen
1/10

Foto oleh: Volkswagen

Scott Speed, Volkswagen

Scott Speed, Volkswagen
2/10

Foto oleh: Anne Proffit

Patrik Sandell, Ford

Patrik Sandell, Ford
3/10

Foto oleh: Anne Proffit

Mitchell DeJong, Honda

Mitchell DeJong, Honda
4/10

Foto oleh: Anne Proffit

Patrik Sandell, Ford

Patrik Sandell, Ford
5/10

Foto oleh: Anne Proffit

Tanner Foust, Volkswagen

Tanner Foust, Volkswagen
6/10

Foto oleh: Anne Proffit

Cyril Raymond

Cyril Raymond
7/10

Cyril Raymond

Cyril Raymond
8/10

Cyril Raymond

Cyril Raymond
9/10

Podium: 1. Scott Speed, Volkswagen, 2. Tanner Foust, Volkswagen

Podium: 1. Scott Speed, Volkswagen, 2. Tanner Foust, Volkswagen
10/10

Foto oleh: Volkswagen
Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Global Rallycross
Tipe artikel Breaking news
Tag grc, honda, rallycross, subaru, volkswagen