Formula 1
R
GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
65 hari
MotoGP
12 Mei
Event berikutnya
72 hari
Formula E WRC
R
Rally Sweden
11 Feb
Dibatalkan
WEC
R
Sebring
17 Mar
Dibatalkan
R
Spa-Francorchamps
29 Apr
Event berikutnya
58 hari
Selengkapnya:

GT4: Paket hemat balap grand touring

Merasa GT3 terlalu canggih dan mahal, banyak tim dan penyelenggara balap mulai menghadirkan GT4. Cocok untuk Indonesia?

dibagikan
komentar
GT4: Paket hemat balap grand touring

 

Start race 2
Start race 2

Foto oleh: Dirk Bogaerts

 

Isu terbesar sepanjang sejarah balap grand touring adalah perang biaya yang sangat sulit dihindari. Semakin ramai balap, semakin banyak tim ikut dan semakin dalam pabrikan terlibat, akan memancing perang senjata dari sisi biaya balap.

Untuk arena balap dengan derajat popularitas dibawah F1 dan diikuti tim privat, biaya menjadi isu sangat sensitif. Jadi, jangan aneh melihat turbulensi regulasi balap GT dan timbul tenggelamnya seri kejuaraan baru.

Saat ini kategori terpopuler adalah GT3. Tetapi, GT3 mulai dirasa mulai mahal bagi kejuaraan berskala regional atau nasional. Namun, kondisi ini seperti sudah diprediksi sejak awal GT3 dikonsepkan. Hadir dalam wujud GT4.

Awalnya GT4 ditujukan sebagai kategori untuk amatir. Mobil diizinkan adalah masuk kategori “track day”, alias mobil spek balap resmi pabrikan yang dijual untuk umum. Saat ini terdapat 14 mobil sudah mendapatkan homologasi GT4.

Dari sisi penampilan, GT4 jauh lebih sederhana jika dibandingkan GT3 apalagi GT3. Lebih pas disebut mobil biasa dimodifikasi daripada mobil balap sungguhan. Catatan waktu juga terpaut jauh. Contoh dalam British GT, catatan kualifikasi Aston Martin Vantage GT3 unggu; 24 detik atas Vantage GT4.  

Kejuaraan GT4 sendiri sudah diselenggarakan sejak 2007 dalam wujud GT4 European Series. Kini terdiri atas Northern Cup dan Southern Cup (dulu FFSA GT). GT4 juga resmi diadopsi kejuaraan VLN (kategori SP10), Blancpain GT Asia, British GT, hingga Australian GT.

Banyaknya APM sportscar di Indonesia memiliki model GT4 membuat kategori ini sebetulnya memiliki prospek di Indonesia. Menyaksikan Porsche Cayman GT4 Clubsport beradu dengan McLaren 570S GT4 di Sirkuit Sentul atau BSD tentu akan menjadi tontonan mengasyikkan. Rasanya, sudah waktunya bagi regulator balap Indonesia untuk menyelenggarakan balap kompatibel dengan seri internasional.

#03 TRG-AMR Porsche Cayman GT4 Clubsport MR: Craig Lyons

#03 TRG-AMR Porsche Cayman GT4 Clubsport MR: Craig Lyons
1/7

#69 McLaren GT4: Jesse Lazare, Chris Green

#69 McLaren GT4: Jesse Lazare, Chris Green
2/7

Foto oleh: Art Fleischmann

#40 Sorg Rennsport, BMW M4 GT4, Dirk Adorf, Ricky Collard, Jörg Weidinger, Jethro Bovingdon

#40 Sorg Rennsport, BMW M4 GT4, Dirk Adorf, Ricky Collard, Jörg Weidinger, Jethro Bovingdon
3/7

Foto oleh: Alexander Trienitz

#57 Stevenson Motorsports Chrevrolet Camaro GT4.R: Matt Bell, Robin Liddell

#57 Stevenson Motorsports Chrevrolet Camaro GT4.R: Matt Bell, Robin Liddell
4/7

Foto oleh: Art Fleischmann

Richard Taffinder, Martin Plowman, UltraTek Racing, Team RJN, Nissan 370Z GT4

Richard Taffinder, Martin Plowman, UltraTek Racing, Team RJN, Nissan 370Z GT4
5/7

Foto oleh: JEP / Motorsport Images

#201 CCS Racing, KTM X-BOW GT4: Charel Arendt,Thomas Padovani, Tommy Rollinger

#201 CCS Racing, KTM X-BOW GT4: Charel Arendt,Thomas Padovani, Tommy Rollinger
6/7

#2 TA3 Aston Martin Vantage GT4, Steven Davidson, Automatic Racing

#2 TA3 Aston Martin Vantage GT4, Steven Davidson, Automatic Racing
7/7

Artikel berikutnya

Keberhasilan BMW M4 GT4 di Barcelona

Keberhasilan BMW M4 GT4 di Barcelona
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan GT4 European Series
Penulis Aditya Siregar