Gabung Ganassi Cadillac IMSA, Alex Lynn Berpeluang ke WEC 2023

Alex Lynn akan bergabung dengan Cadillac Chip Ganassi Racing untuk IMSA WeatherTech SportsCar Championship 2022, dalam kesepakatan yang akan membawanya ke FIA ​​World Endurance Championship (WEC) pada 2023.

Gabung Ganassi Cadillac IMSA, Alex Lynn Berpeluang ke WEC 2023

Pemenang kelas LMGTE Pro di Le Mans 24 Hours 2020 bersama Aston Martin itu telah menandatangani kontrak jangka panjang untuk balapan bersama Ganassi Cadillac, sebagaimana informasi yang diperoleh Motorsport.com.

Kesepakatan dengan Ganassi akan membuat Lynn mengendarai Caddy DPi-V.R di IMSA tahun depan. Dia juga akan membalap salah satu dari dua DPi-V.R yang diturunkan oleh Ganassi dalam IMSA Amerika Utara pada 2022.

Juga diharapkan menjadi awal untuk kembalinya sang pembalap berusia 28 tahun ke ajang WEC setelah prototipe baru LMDh bermerek General Motors mulai beroperasi.

Lynn belum bisa berkomentar soal masa depannya, setelah posisinya di Mahindra digantikan Oliver Rowland untuk Formula E 2021-22. Namun, dia diketahui telah menguji Ganassi Caddy di Road America bersama Sebastien Bourdais dan Earl Bamber pada Agustus lalu.

Lynn pernah menjajal Cadillac DPi di IMSA, dan pembalap Inggris itu berhasil memenangi Sebring 12 Hours 2017 bersama Wayne Taylor Racing. Dia juga dimanajeri oleh Dario Franchitti, yang meraih dua dari tiga kemenangannya di Indy 500 bersama Ganassi selama enam tahun bersama tim.

#01 Chip Ganassi Racing Cadillac DPi: Renger van der Zande, Kevin Magnussen

#01 Chip Ganassi Racing Cadillac DPi: Renger van der Zande, Kevin Magnussen

Photo by: Bill Gulker

Sementara itu, baik Ganassi maupun Cadillac tidak memberikan komentar tentang daftar pembalap 2022 yang direncanakan. Cadillac sendiri telah mengumumkan bergabung dengan jajaran LMDh, serta bermaksud tampil di IMSA dan WEC dengan prototipe berbasis LMP2 generasi baru.

Pembalap asal Prancis, Sebastien Bourdais diketahui telah mendaftar untuk kembali ke tim yang mana dia jadi pemenang GTE Pro di Le Mans dengan Ford GT pada t2016. Kemudian, dua kali pemenang Le Mans, Earl Bamber tampaknya akan mengisi slot penuh waktu terakhir untuk 2022. 

Renger van der Zande tampaknya bakal dipertahankan. Kevin Magnussen, yang dikontrak Peugeot, tidak akan menjadi pembalap penuh waktu ketika pabrikan Prancis itu mulai berlomba di WEC dengan 9X8 Le Mans Hypercar barunya.

Seorang juru bicara Cadillac menegaskan, bahwa mereka merencanakan partisipasi penuh dalam WEC, dan tidak tertarik ambil bagian secara eksklusif dalam Le Mans 24 Hours. Ganassi bakal jadi tim yang menurunkan Cadillac LMDh di WEC.

Baca Juga:

Diumumkan pula Ganassi dan Action Express Racing akan melanjutkan hubungan mereka  sebagai tim mitra pada 2023. Namun, tidak ada rincian lebih lanjut dari program tersebut.

Action Express telah merilis pernyataan bahwa pihaknya menunggu untuk balapan menggunakan Cadillac anyar yang dikembangkan oleh Dallara di IMSA. Tetapi, sejauh ini, Ganassi belum memberikan penjelasan apa pun.

Chip Ganassi Racing telah berpartisipasi di Le Mans dengan Ford GT dari 2016 sampai 2019. Diharapkan tim menjalani program LMDh. Kabarnya, rencana dan susunan pembalap bakal segera diumumkan.

*Artikel ini dibuat oleh M. Fadhil Pramudya P yang sedang menjalani magang.

dibagikan
komentar
Detroit GP Ingin Geser Lokasi Balapan ke Pusat Kota

Artikel sebelumnya

Detroit GP Ingin Geser Lokasi Balapan ke Pusat Kota

Muat komentar