Antonio Garcia Positif Covid-19 Usai Menangi Daytona 24 Hours

Salah satu pemenang Daytona 24 Hours kategori Le Mans GT (GTLM) dari Tim Corvette Racing, Antonio Garcia, dinyatakan positif Covid-19. Ini memaksanya melewatkan sebagian besar balapan.

Antonio Garcia Positif Covid-19 Usai Menangi Daytona 24 Hours

Mobil Corvette C8.R dengan nomor 3, yang dikendarai juara bertahan GTLM IMSA WeatherTech SportsCars itu bersama Jordan Taylor dan Nicky Catsburg tampil luar biasa dalam Rolex Daytona 24 Hours.

Dengan skuad Corvette lainnya: Tommy Milner, Nick Tandy dan Alexander Sims dominan, meraih posisi 1-2 untuk tim pada tahun kedua pembalap Spanyol tersebut mengemudikan mobil Corvette.

Namun, 10 menit usai balapan berakhir, tim mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan absennya Garcia untuk sebagian besar balapan ronde pertama yang berlangsung pada 30-31 Januari 2021.

"Sebagai bagian dari protokol perjalanan internasional Covid-19, semua pembalap dan anggota tim yang keluar-masuk Amerika Serikat diharuskan melakukan tes sebelum dan sesudah balapan," ujar pernyataan Corvette Racing.

Baca Juga:

"Antonio Garcia dinyatakan negatif dalam persiapan untuk Rolex 24, namun kami telah menerima pemberitahuan bahwa dia sekarang dinyatakan positif. Dia pun langsung ditarik dari kompetisi setelah hasil tes keluar."

"Meskipun tidak mengalami gejala apa pun, dia tidak akan lagi berpartisipasi dalam aktivitas balapan dalam Rolex 24 di Daytona," Corvette Racing memastikan.

Setelah berkonsultasi dengan IMSA dan protokoler event balap, Corvette Racing masih bisa bersaing dalam ajang Daytona 24 Hours GTLM tersebut karena telah memenuhi semua ketentuan regulasi kesehatan.

Pihak Corvette Racing juga akan melakukan tes kepada setiap anggota kru atau orang yang sempat melakukan kontak dengan Antonio Garcia, sesuai dengan protokol.

"Kami telah memberi tahu seluruh anggota tim dan orang-orang yang melakukan kontak dengan Antoio dan akan melakukan pengujian dengan anggota tim balap setelah 72 jam, sesuai pedoman CDC," ujar pihak Corvette.

dibagikan
komentar
Magnussen: Mobil F1 Lebih Mudah daripada IMSA

Artikel sebelumnya

Magnussen: Mobil F1 Lebih Mudah daripada IMSA

Artikel berikutnya

Mazda Akhiri Program IMSA Prototype pada Oktober

Mazda Akhiri Program IMSA Prototype pada Oktober
Muat komentar