Gordon: Restart Daytona 24 'lebih gila' dibandingkan di NASCAR

dibagikan
komentar
Gordon: Restart Daytona 24 'lebih gila' dibandingkan di NASCAR
Nick DeGroot
Oleh: Nick DeGroot
Diterjemahkan oleh: Aditya Gagat
29 Jan 2017 02.33

Jeff Gordon mengaku langsung dihadapkan tantangan berat saat mantan pembalap NASCAR itu memulai stint pertama di mobil Cadillac DPi milik tim Wayne Taylor Racing.

Jeff Gordon, Former NASCAR Driver
#10 Wayne Taylor Racing Cadillac DPi: Ricky Taylor, Jordan Taylor, Max Angelelli, Jeff Gordon
Ricky Taylor, Jeff Gordon, Wayne Taylor Racing
#10 Wayne Taylor Racing Cadillac DPi: Ricky Taylor, Jordan Taylor, Max Angelelli, Jeff Gordon
#10 Wayne Taylor Racing Cadillac DPi: Ricky Taylor, Jordan Taylor, Max Angelelli, Jeff Gordon
#10 Wayne Taylor Racing Cadillac DPi: Ricky Taylor, Jordan Taylor, Max Angelelli, Jeff Gordon

Gordon memulai stint pertamanya di Daytona 24 Jam 2017 saat balapan memasukki jam kedua. Tetapi, mantan pembalap NASCAR itu merasa stint perdananya di musim ini tidak dimulai dalam kondisi yang ideal.

:”Saat saya masuk ke kokpit mobil, saya dihadapkan dengan situasi yang menarik. Karena periode Safety Car, saya juga baru pertama kali melakukan restart di mobil seperti ini,” ujar Gordon. “Mungkin di Daytona 24 terasa lebhi gila dibandingkan di balapan NASCAR. Di sini, saya harus menyalip mobil-mobil GT dan PC di depan saya, dan dengan ban yang masih dingin.

“Tentu itu menjadi tantangan, dan ya.. saya cukup kehilangan banyak waktu. Saya mengambil jalur balap luar, dan itu menjadi manuver yang salah. Saya bersenggolan dengan mobil Mazda, yang sedang keluar dari jalur pit. Saya merasa bersalah. Tetapi sejak saat itu, stint saya berjalan dengan baik. Mobil terasa nyaman dan kuat. Dan untuk saat ini, total putaran di stint pertama saya adalah yang terbanyak semenjak saya mengemudikan mobil ini.”

Meski terlibat dalam insiden, Gordon berhasil membawa mobil timnya ke tiga posisi terdepan, sebelum menyerahkan kursi kemudi kepada rekan satu mobil, Max Angelelli.

“Saya sebenarnya berharap dapat melakukan beberapa putaran lagi, tetapi saya paham dengan kebijakan tim yang ingin menyeimbangkan jumlah putaran tiap pembalap,” ungkap Gordon. “Tapi saya tetap senang karena saya semakin nyaman dengan mobil, menambah jam terbang, dan mengatasi traffic mobil-mobil yang lebih lamban. Sisa stint saya berjalan dengan mulus dan bersih. Sangat menyenangkan, terutama di stint kedua... saya benar-benar menikmatinya.”

Artikel IMSA berikutnya
Panduan Rolex 24 at Daytona 2017

Artikel sebelumnya

Panduan Rolex 24 at Daytona 2017

Next article

Daytona 24 Jam: Wayne Taylor Cadillac cetak kemenangan kontroversial

Daytona 24 Jam: Wayne Taylor Cadillac cetak kemenangan kontroversial
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan IMSA
Event Daytona 24
Lokasi Daytona International Speedway
Pembalap Jeff Gordon
Tim Wayne Taylor Racing
Penulis Nick DeGroot
Tipe artikel Interview