G-Drive dan Rene Rast Reuni di Rolex 24 Daytona

Tiga kali juara DTM, Rene Rast, akan balapan bersama G-Drive di balap ketahanan mobil Daytona 24 Hours, atau yang dikenal Rolex 24 At Daytona.

G-Drive dan Rene Rast Reuni di Rolex 24 Daytona

Tim asal Rusia itu meneruskan kerja samanya dengan Algarve Pro Racing. Mereka akan menjalani debut di IMSA WeatherTech SportsCar Championship musim depan, sebagai persiapan kembali ke persaingan World Endurance Championship (WEC) 2022.

Dalam balapan yang diselenggarakan di Daytona, G-Drive akan menurunkan dua mobil Oreca di kelas LMP2. Rene Rast akan mengemudikan mobil #26 bersama Ed Jones, Oliver Rasmussen dan Francois Heria.

Sedangkan mobil kedua G-Drive akan dikendarai oleh Luca Ghiotto, James Allen, Tijmen van der Helm, yang menjuarai ELMS 2021 kelas LMP2 Pro-Am.

Rene Rast kabarnya akan mencatatkan penampilan perdananya di balapan prototipe sejak Daytona 2019. Ini juga bagian dari persiapannya jelang memimpin proyek pengembangan Audi di LMDh 2023.

Pembalap berusia 35 tahun ini pernah mencatatkan pencapaian luar biasa di Daytona. Tampil bersama Magnys Racing di kelas GT, Rast sukses menang pada musim 2016.

Baca Juga:

Pada musim selanjutnya, ia finis ketiga bersama Spirit of Daytona Racing. Ia juga jadi pembalap reguler G-Drive di WEC 2016, mencatatkan satu kemenangan di Bahrain.

"G-Drive Racing telah mejadi tim sukses di kelas LMP2 dalam satu dekade terakhir. Kami sangat tertarik untuk turun di Daytona 24 Hours," ujar Roman Rusinov selaku Team Principal G-Drive.

"Seperti biasa, kami mendekati beberapa pembalap pilihan kami. Dan saya pikir kami sudah membangun tim terbaik, yang diisi oleh pembalap muda dan yang sudah berpengalaman.

"Saya benar-benar senang, terutama dengan kedatangan teman saya, Rene Rast. Kecepatan, pengalaman dan kesuksesannya di Daytona membuatnya menjadi anggota tim yang sangat berharga."

Selain G-Drive, tim-tim WEC lainnya seperti United Autosports, DragonSpeed, Racing Team Nederland dan High Class Racing, juga telah berkomitmen untuk menurunkan mobil LMP2 mereka di Daytona.

Rencana untuk mengikuti IMSA semusim penuh juga sedang dipertimbangkan oleh tim-tim di atas, mengingat balap ketahanan Amerika Serikat makin menarik perhatian tim-tim balap dunia.

 

dibagikan
komentar
James Hinchcliffe Jadi Analis IndyCar dan IMSA
Artikel sebelumnya

James Hinchcliffe Jadi Analis IndyCar dan IMSA

Artikel berikutnya

Mantan Pembalap F1 Akan Pimpin Proyek LMDh Porsche Mulai 2023

Mantan Pembalap F1 Akan Pimpin Proyek LMDh Porsche Mulai 2023
Muat komentar