Sesi malam pertama Alonso di Daytona

Untuk pertama kalinya juara dunia F1 dua kali Fernando Alonso merasakan mengemudi mobil prototipe di malam hari, dengan Felipe Nasr menjadi tercepat.

Sesi malam pertama Alonso di Daytona

Mengemudikan #23 United Autosports Ligier, Alonso membukukukan 13 putaran di awal sesi meski mendapatkan sejumlah interupsi bendera merah.

Alonso mencetak waktu terbaik 1m38,857d sebelum menyerahkan kemudi ke Phil Hanson dan kemudian, ke Lando Norris. Dengan pembalap terakhir mencetak waktu 1m38,531d dan menempati P16.

Catatan waktu terbaik diraih Nasr, mengemudikan Action Express Cadillac DPi #31 bersama Eric Curran dan Mike Conway, mencatat 1m37,322 dengan sesi menyisakan waktu 21 menit dari jadwal 90 menit.

Waktu dicetak Nasr unggul 0,112d atas Wayne Taylor Racing Cadillac #10 dibukukan oleh Ryan Hunter-Reay. Kemudian diperbaiki Jordan Taylor meski masih tertinggal 0,055d dari Nasr.

Christian Fittipaldi menempati P3 saat sesi menyisakan 27 menit, mengemudikan AXR kedua. Diikuti Eddie Cheever III menutup posisi empat besar bagi Cadillac, mencatat 1m37,483d.

Ferdinand Habsburg menjadi non-Cadillac terbaik, mengemudikan DC Racing ORECA LMP2 #78, tertinggal 0,310d.

Ricky Taylor dan Juan Pablo Montoya berhasil membawa Penske Acura ke P6 dan P7, hanya terpisah setengah detik.

Di P9 hadir Nicolas Lapierre mengemudikan Extreme Speed Motorsports Nissan DPi #22.

Mazda Joest berada pada posisi ke-10 dan ke-11.

dibagikan
komentar
Alonso: Setelah Daytona, Le Mans bisa jadi target berikutnya

Artikel sebelumnya

Alonso: Setelah Daytona, Le Mans bisa jadi target berikutnya

Artikel berikutnya

Alonso: Ligier “kurang kencang” untuk rebut kemenangan Daytona

Alonso: Ligier “kurang kencang” untuk rebut kemenangan Daytona
Muat komentar