Alonso bidik 'Triple Crown': F1, Indy 500, Le Mans

Fernando Alonso mengaku termotivasi dengan target pencapaian ikonis 'Triple Crown' di balik keputusannya turun di balapan Indy 500 tahun ini.

Pembalap Spanyol itu memutuskan melewati GP Monako demi bisa membalap bersama Andretti Autosport – dengan dukungan McLaren – di Indy 500 bulan depan.

Sudah meraih gelar juara di GP Monako 2006 dan 2007, Alonso kini bertekad menyamai pencapaian pembalap legendaris Graham Hill, yang menjadi satu-satunya peraih titel juara 'Triple Crown'.

Meski bukan gelar resmi, 'Triple Crown' adalah status ikonis yang berhak disematkan kepada pembalap yang berhasil menjuarai tiga balapan paling bergensi: GP Monako, Indy 500, dan Le Mans.

"Saya sudah menjuarai GP Monako dua kali, dan salah satu ambisi saya adalah meraih Triple Crown, yang sepanjang sejarah olahraga balap, baru bisa diraih oleh Graham Hill," ucap Alonso.

"Ini akan menjadi tantangan yang sulit, tetapi saya tetap semangat untuk menghadapinya. Saya belum tahu kapan saya akan membalap di Le Mans, mungkin suatu hari nanti. Saya masih berusia 35 tahun, masih banyak waktu."

Uji coba usai GP Spanyol

Alonso mengatakan dirinya akan melakukan uji coba di Indy seusai gelaran GP Spanyol. Meski belum punya pengalaman membalap di oval, juara dunia F1 dua kali itu yakin bisa mencetak hasil yang baik.

"Saya sadar saya perlu belajar banyak," ucapnya.

"Saya akan terbang ke Indianapolis dari Barcelona usai balapan GP Spanyol. Mulai menguji coba mobil McLaren-Honda-Andretti di Indy dari tanggal 15 Mei. Mudah-mudahan saya bisa melakukan banyak putaran, saya yakin akan kemampuan kru Andretti Autosport.

"Saya bangga bisa membalap dengan mereka, dan saya berniat menggali pengetahuan dan keahlian mereka sedalam mungkin."

 
Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan IndyCar , Formula 1
Event Indy 500
Trek Indianapolis Motor Speedway
Pembalap Fernando Alonso
Tim McLaren , Andretti Autosport
Tipe artikel Breaking news