Figur IndyCar dan Champ Car Kevin Kalkhoven Tutup Usia

Kevin Kalkhoven, mantan co-owner Cosworth, Pi Electronics, KV Racing dan Champ Car World Series, meninggal dunia pada Selasa (4/1/2022), dalam usia 77 tahun.

Figur IndyCar dan Champ Car Kevin Kalkhoven Tutup Usia

“Kami sangat sedih mengetahui mantan COB perusahaan, Kevin Kalkhoven, meninggal pagi ini, pada usia 77 tahun, setelah sakit baru-baru ini. Cosworth menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terkasih Kevin dan menghormati privasi mereka di saat yang sulit ini,” cuit Cosworth di Twitter.

Kalkhoven, seorang pemodal ventura dan salah satu pendiri KPLJ Ventures, memasuki dunia balap pada musim dingin 2002/2003, ketika dia dan Gerry Forsythe, pemilik CART Indy, mengalahkan pendiri Indy Racing League Tony George untuk aset CART, awal terbentuknya Champ Car World Series.

Menyusul perpecahan antara CART dan IRL, kedua ajang itu kemudian berjuang dalam memenuhi jumlah peserta di grid. Kalkhoven pun lalu membentuk tim bersama mantan manajer bisnis Jacques Villeneuve, Craig Pollock.

Guna menjaga masa depan Champ Car, Kalkhoven dan Forsythe juga mengambil alih Grand Prix of Long Beach, serta membeli Cosworth dan Pi dari Ford.

Setelah berjuang dalam musim pertamanya dengan pembalap harian, Patrick Lemarie, PK Racing berubah menjadi PKV Racing pada tahun berikutnya. Mitra bisnis Kalkhoven, Dan Pettit, 'P' KPLJ Ventures, menggantikan Pollock sebagai 'P' PKV. 'V' adalah untuk Jimmy Vasser, juara mobil CART Indy 1996.

Pada 2005, Vasser bergabung dengan Cristiano da Matta. Selama dua setengah tahun berikutnya, tim mencetak beberapa podium. Namun, selama off-season, Kalkhoven dan Tony George akhirnya menyetujui persyaratan untuk penggabungan IndyCar serta Champ Car.

Sebagai penopang dari kondisi tim yang sakit dan event balapan serta berinvestasi di Long Beach, Cosworth konon kabarnya telah merogoh kocek sekitar 40 juta dolar Amerika (setara Rp573,9 juta) per tahun pada saat itu, untuk mendukung Kalkhoven dan Forsythe.

Menjadi pemilik tim bersama Vasser, Kalkhoven menjadi saksi keberhasilan Will Power memenangi Champ Car terakhir untuk KV Racing, tepatnya di Long Beach 2008. Skuad sendiri membutukan beberapa musim untuk akhirnya bisa lima besar secara reguler di IndyCar. Konsistensi ini bertepatan dengan kedatangan juara 2004, Tony Kanaan, pada 2011.

Kanaan lah yang memberi tim momen paling bergengsi saat memenangi Indianapolis 500 pada 2013. Sementara dalam tiga tahun terakhir tim, 2014 sampai 2016, ketika berevolusi menjadi KVSH Racing dengan James Sullivan, Sebastien Bourdais menyumbangkan empat kemenangan.

Meski tim kemudian dibubarkan, Kalkhoven tetap terlibat di Grand Prix Long Beach dan juga Cosworth. Usahanya di perusahaan terakhir membantunya mendapatkan gelar doktor kehormatan di University of Northampton untuk pengembangan teknologi dan motorsport. Selama bertanggung jawab atas perusahaan, Kalkhoven juga mendirikan pangkalan Cosworth di Amerika Utara di Michigan, sembari memegang kendali di Grand Prix.

Baca Juga:

“Kami sangat sedih mengetahui bahwa Kevin meninggal setelah periode penyakitnya baru-baru ini,” demikian pernyataan resmi Presiden dan CEO Cosworth, Hal Reisiger.

“Sejak keterlibatannya dengan Cosworth pada 2004, dia telah menjadi sumber inspirasi utama untuk bisnis ini. Kecintaannya pada motorsport didokumentasikan dengan baik, tetapi dia juga seorang visioner dan pelopor teknologi masa depan.

“Dia adalah kekuatan utama di balik evolusi Cosworth menjadi bisnis teknologi transportasi, dan kami menghormati kontribusinya, yang tidak diragukan lagi akan memiliki warisan bermanfaat yang bertahan lama.

“Atas nama semua orang di Cosworth, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada istri dan keluarga Kevin pada masa sulit ini.”

Ucapan dukacita turut disampaikan Presiden dan CEO Grand Prix Association Long Beach, Jim Michaelian. “Seluruh keluarga Grand Prix Association of Long Beach berduka atas meninggalnya co-owner kami, Kevin Kalkhoven.

“Dia telah memberikan dukungan kuat dan kepemimpinan visioner selama 16 tahun terakhir dan kontribusinya kepada perusahaan kami serta komunitas balap akan sangat dirindukan.

“Belasungkawa kami sampaikan kepada istrinya Kimm dan semua keluarga Kalkhoven di masa-masa sulit ini. RIP, Kevin.”

Sementara itu, Vasser Sullivan Racing merilis pernyataan: “Seluruh organisasi Vasser Sullivan Racing menyampaikan belasungkawa dan simpati terdalam kepada keluarga Kevin Kalkhoven. Kevin adalah seorang raksasa di dunia teknologi dan balap dan yang lebih penting, seorang teman yang baik. Dia akan sangat dirindukan.”

Jimmy Vasser menambahkan: “Kevin Kalkhoven menjalani hidup sepenuhnya. Dia menunjukkan bagaimana hidup itu harus dijalani. Dia adalah mitra yang hebat dan teman baik. Saya akan selalu merindukan senyum nakal dan tawanya yang riuh. Istirahatlah dengan tenang, Sahabatku.”

dibagikan
komentar
McLaren Berniat Berikan Pato O'Ward Kesempatan Tes F1 Lebih Banyak
Artikel sebelumnya

McLaren Berniat Berikan Pato O'Ward Kesempatan Tes F1 Lebih Banyak

Artikel berikutnya

Patricio O'Ward Berambisi Masuk F1

Patricio O'Ward Berambisi Masuk F1
Muat komentar