Legenda NASCAR Jimmie Johnson Pensiun dari Balapan Penuh Waktu

Juara NASCAR tujuh kali, Jimmie Johnson, mengumumkan akan gantung helm dari balapan full-time pada musim 2023.

Legenda NASCAR Jimmie Johnson Pensiun dari Balapan Penuh Waktu

Johnson, bergabung dengan Chip Ganassi Racing, turun di road/street course dalam musim perdananya pada IndyCar 2021. Pencapaian terbaiknya adalah finis P17 dalam dua seri terakhir.

Tahun ini, dia membalap semusim penuh. Mengendarai mobil #48, baik untuk balapan road/street course maupun balapan oval. Hasil bagusnya P6 di Texas Motor Speedway, kemudian meraih starting grid P12 di Indianapolis 500.

Saat balapan, Johnson mampu melakukan penyelamatan krusial, walau pada akhirnya mengalami insiden dalam beberapa lap terakhir. Atas aksi heroiknya di atas lintasan, sang pembalap pun dinobatkan sebagai rookie terbaik Indy 500.

Posisi ke-16 di Mid-Ohio dan Laguna Seca sendiri pencapaian terbaiknya di road/street course. Tapi, di balapan oval, kemampuannya terus berkembang. Mengamankan lima besar di Iowa Speedway, yang menjadi highlight kariernya di IndyCar.

Dalam unggahan di media sosialnya, pembalap 47 tahun tersebut mengumumkan tidak akan kembali balapan semusim penuh di IndyCar 2023, yang menandakan bahwa dirinya akan pensiun sepenuhnya dari ajang balap.

"Saya tidak bisa memintah pengalaman yang lebih baik di IndyCar. Melihat ke depan, saya tidak akan kembali balapan IndyCar semusim penuh di 2023, tapi akan terus mencari cara untuk menantang diri," ucapnya.

Johnson menyebut IndyCar yang diikutinya menyenangkan dan menjadi puncak kariernya. "Saya telah berkembang dan sadar bahwa tantangan lebih besar dua atau tiga kali dari yang saya bayangkan," ucapnya.

"Ini semua tentang pengalamannya, bukan tentang hasil. Ini semua tentang persahabatan yang telah saya bangun. Saya tidak ingin turun semusim penuh jika saya tahu tidak bisa memberikan seluruh kemampuan saya.

"Saya ingin semuanya lebih tenang dulu. Seseorang pernah memberikan saya saran untuk tidak mengambil keputusan yang mengubah hidup saya jika sedang dalam situasi yang tegang."

Baca Juga:

Lebih lanjut, Jimmie Johnson menyebut sponsor utama Carvana ingin mendukungnya dalam balapan apapun yang ia lakukan tahun depan.

“Saya tidak bilang saya keluar dari mobil balap dan tidak bersaing sama sekali. Saya masih sangat memiliki keinginan untuk bersaing. Tapi dari sudut pandang penuh waktu dan apa yang dibutuhkan seperti energi, usaha, waktu jauh dari rumah – semua komitmen yang diperlukan untuk menjadi yang terbaik untuk semusim penuh – saya tidak di sana sekarang," tuturnya.

“Saya merasa 2022 sudah memenuhi keinginan saya. Saya akan berpikir keras akan seperti apa 2023 nanti. Saya masih ingin turun di Le Mans 24 Hours. Saya suka balap mobil sport, saya suka balap IndyCar, saya selalu ingin tahu apakah mungkin ada satu event di NASCAR yang mungkin cocok untuk saya.

“Jadi semua itu masih dalam permainan dan saya benar-benar mengantisipasi balapan di suatu tempat tahun depan. Untungnya saya punya pilihan. Saya punya waktu terbaik di Chip Ganassi Racing dan saya tahu bahwa Chip tidak ingin melihat saya pergi ke mana pun.

"Saya tentu melihat beberapa opsi di sana. Saya mendapat dukungan luar biasa dari Carvana dan saya tahu selama saya berada di belakang kemudi mobil, saya merasa yakin mereka ingin melanjutkan hubungan dan berada di sana untuk perjalanan itu. Saya tentu ingin berterima kasih kepada para penggemar untuk semua dukungan mereka.

“Sekali lagi, ini bukan perpisahan. Saya akan menemukan beberapa proyek baru dan terus menemukan cara baru untuk menantang diri saya sendiri.”

dibagikan
komentar
Red Bull Pernah Rencanakan Colton Herta Balap DTM
Artikel sebelumnya

Red Bull Pernah Rencanakan Colton Herta Balap DTM

Artikel berikutnya

Tersingkir dari F1, Nicholas Latifi Bantah Hijrah ke IndyCar

Tersingkir dari F1, Nicholas Latifi Bantah Hijrah ke IndyCar