Marchionne terpikir turunkan Alfa Romeo di IndyCar

dibagikan
komentar
Marchionne terpikir turunkan Alfa Romeo di IndyCar
David Malsher
Oleh: David Malsher
Diterjemahkan oleh: Aditya Siregar
19 Jan 2018 07.06

Sergio Marchionne, CEO Fiat Chrysler Automobiles mengakui keinginannya menurunkan salah satu merek FCA di Verizon IndyCar Series.

November silam, kembalinya Alfa Romeo ke F1 diresmikan melalui kerjasama dengan tim Sauber. Lalu, Haas F1 mengatakan bahwa pihaknya terbuka pada kerjasama sejenis.

Di hadapan media Italia saat Detroit Motor Show, Marchionne mengatakan bahwa kehadiran Maserati melalui Haas akan menjadi “proyek baik”, sekaligus menepis ide Maserati di Formula E.

Pria Italia-Kanada, sebelumnya mengancam akan keluar dari F1 pasca 2020, kemudian menambahkan bahwa ia mempertimbangkan IndyCar dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Gian Paolo Dallara, pendiri dan penyuplai sasis tunggal IndyCar.

“Kenapa tidak Alfa Romeo di IndyCar?” ucapnya. “Kami sedang memikirkannya.

“Gian Paolo Dallara, saya menganggapnya sebagai insinyur terbaik Italia.”

Sementara itu, presiden kompetisi dan operasi IndyCar, Jay Frye menolak menyebutkan apakah FCA merupakan salah satu pabrikan diajak berdiskusi. Pada Kamis pagi waktu setempat, Frye mengatakan kepada Motorsport.com: “Dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah seri berakhir, kami banyak berbicara dengan pabrikan mengenai posibilitas bekerjasama dengan IndyCar. Ada sekitar 10 perusahaan, beberapa merupakan pembicaran pertama, beberapa lanjutan.”

Frye tidak menyebut merek apa saja terlibat, sembari mengatakan bahwa pabrikan terlibat saat ini di IndyCar, yaitu Chevrolet dan Honda sangat menginginkan kedatangan pabrikan baru.

Artikel IndyCar berikutnya
Carlin perkirakan debut IndyCar yang sulit

Artikel sebelumnya

Carlin perkirakan debut IndyCar yang sulit

Next article

Bos McLaren sebut dua pembalap IndyCar bisa kompetitif di F1

Bos McLaren sebut dua pembalap IndyCar bisa kompetitif di F1
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan IndyCar
Penulis David Malsher
Tipe artikel Breaking news