Rosenqvist Anggap Balapan IndyCar Sulit

Felix Rosenqvist menyebut balapan IndyCar itu sulit, sembari memperingatkan rookie veteran yang akan tampil pada musim ini.

Rosenqvist Anggap Balapan IndyCar Sulit

Felix Rosenqvist memenangi titel Rookie Terbaik di IndyCar 2019. Pada musim itu, ia finis di peringkat keenam klasemen akhir, saat balapan untuk Chip Ganassi Racing.

Namun, menjalani tahun keduanya pada 2020, pembalap asal Swedia tersebut malah terlempar dari persaingan 10 besar. Ia pun mengakhiri kompetisi di peringkat kesebelas.

Musim ini, Rosenqvist akan membalap bersama Arrow McLaren SP, menjadikan persaingan IndyCar 2021 bakal lebih sengit, mengingat nama-nama besar mulai datang.

Baca Juga:

Jimmie Johnson, bintang NASCAR, pengoleksi tujuh titel balap stock car Amerika itu, juga akan tampil bersama mantan tim Rosenqvist.

Romain Grosjean, veteran Formula 1 yang baru saja pensiun, bakal membela Dale Coyne Racing. Sedangkan Scott McLauglin, juara tiga kali Supercars, direkrut oleh Team Penske.

Melihat grid IndyCar musim ini yang diisi pembalap-pembalap top dalam olahraga balap mobil, Rosenqvist pun mengatakan bahwa IndyCar merupakan ajang yang sulit.

Ia secara tidak langsung turut memperingatkan para rookie veteran agar tidak menganggap remeh balap open-wheel asal negeri Paman Sam tersebut.

Felix Rosenqvist, Arrow McLaren SP Chevrolet

Felix Rosenqvist, Arrow McLaren SP Chevrolet

Foto oleh: IndyCar Series

"Saya berharap bisa berbicara dengan diri saya yang baru saja ke IndyCar pada 2019," ujar Rosenqvist.

"Ini adalah balapan yang sulit. Saya belum meraih apa-apa di sini, dan saya belum pernah melakukan sesuatu hal yang sulit seperti ini. Dan saya yakin mereka yang datang dari F1 juga sependapat dengan saya.

"Jika dilihat dari luar, mungkin (IndyCar) seperti balapan yang lebih simpel, lebih sederhana. Tetapi, kesederhanaan itulah yang membuatnya makin sulit.

"Untuk Romain yang datang dari F1, Jimmie dari NASCAR, saya pikir mereka akan menghadapi kesulitan besar. Namun saya yakin dengan kemampuan mereka, karena mereka adalah pemenang."

dibagikan
komentar
AJ Foyt dan Bourdais Targetkan Finis 10 Besar

Artikel sebelumnya

AJ Foyt dan Bourdais Targetkan Finis 10 Besar

Artikel berikutnya

Rosenqvist: Beda Tim, Beda Juga Filosofinya

Rosenqvist: Beda Tim, Beda Juga Filosofinya
Muat komentar