Bentrok dengan Super GT, Kovalainen Gagal Ikuti Le Mans

Heikki Kovalainen tengah dibuat kesal. Gegara penjadwalan ulang Super GT, mantan pembalap Formula 1 itu jadi tak bisa tampil pada balap ketahanan mobil bergengsi, Le Mans 24 Hours.

Bentrok dengan Super GT, Kovalainen Gagal Ikuti Le Mans

Kovalainen telah berencana untuk ambil bagian dalam Le Mans 24 Hours bersama HubAuto Racing, tim yang pernah diperkuatnya pada Suzuka 10 Hours musim 2019 lalu.

Pria asal Finlandia itu bahkan tercatat sebagai salah satu pembalap HubAuto di kelas GTE Pro dan bakal berbagi Porsche 911 RSR-19 dengan Nick Cassidy dan Dries Vanthoor.

Namun, jadwal balapan Super GT Suzuka yang dipindah ke Agustus, akhir pekan yang sama dengan Le Mans, memaksa Kovalainen harus membatalkan keikutsertaannya dalam balap ketahanan dunia.

Baca Juga:

“Tentu saja mengecewakan, padahal saya sangat menantikannya,” kata Kovalainen kepada Motorsport.com.

“Saya kenal baik orang-orang HubAuto, chief engineer (Phil di Fazio) adalah insinyur lama saya dari Formula 3 Inggris (musim 2022).

“Sayangnya, tidak berhasil. Saya selalu katakan kepada tim bahwa Super GT adalah prioritas, jadi jika sesuatu terjadi, bahkan jika itu di menit terakhir, saya harus membatalkannya. Untungnya itu terjadi cukup awal, jadi tidak pernah ada diskusi (tentang balap atau tidak), mereka memahaminya dengan baik.

“Akan menyenangkan untuk balapan Le Mans suatu hari nanti dengan mengemudikan mobil prototipe, dan akan lebih baik untuk merasakannya di GT. Tetapi, itu tidak terjadi.”

Kovalainen raced for HubAuto in the 2019 Suzuka 10 Hours, sharing a Ferrari 488 GT3 with Cassidy and Nick Foster

Kovalainen raced for HubAuto in the 2019 Suzuka 10 Hours, sharing a Ferrari 488 GT3 with Cassidy and Nick Foster

Photo by: Alexander Trienitz

Ditanya apakah akan menargetkan debut di Le Mans 24 Hours depan, Kovalainen mengindikasikan bahwa rencana untuk 2022 masih jauh dari keputusannya.

“Saya belum membuat rencana untuk musim depan. Saya ingin melakukan lebih banyak reli, baik di sini di Jepang atau di tempat lain, dengan mobil WRC2,” ucapnya.

“Tapi selain itu saya belum benar-benar memikirkannya. Saya belum berbicara dengan siapa pun tentang Super GT atau WEC atau apa pun. Jadi, kita lihat saja nanti.”

Tak hanya Kovalainen yang urung tampil. Cassidy juga bentrok dengan jadwal seri pemungkas Formula E Berlin E-Prix.

Sebagai pembalap dengan peringkat emas dan rookie Le Mans, Cassidy wajib mengikuti tes Le Mans agar bisa balapan.

HubAuto akhirnya memilih Maxime Martin dan Alvaro Parente untuk menjadi tandem Vanthoor.

Asked whether he will target making his Le Mans debut next season, Kovalainen indicated that his plans for 2022 are still far from being decided.

"I haven’t made any plans for next season," he said. "I would like do more rallying, either here in Japan or somewhere else, with the WRC2 car.

"But other than that I haven’t really thought about it. I haven't spoken to anyone about SUPER GT or WEC or anything else, so we'll see."

Of HubAuto's originally-planned line-up, only Vanthoor has been able to take up his seat, as Cassidy was also finally ruled out by a clash between the Le Mans test day on August 15 and the Berlin Formula E season finale.

As a gold-rated driver and Le Mans rookie, Envision Virgin Racing man Cassidy was obliged to take part in the test day in order to be able to race. Platinum-rated drivers do not face this requirement.

HubAuto finally settled on Maxime Martin and Alvaro Parente to partner Vanthoor in its Porsche, one of two non-factory 911s in the GTE Pro class.

dibagikan
komentar
Glickenhaus Lengkapi Susunan Pembalap untuk Le Mans 24 Hours

Artikel sebelumnya

Glickenhaus Lengkapi Susunan Pembalap untuk Le Mans 24 Hours

Artikel berikutnya

Narain Karthikeyan-Arjun Maini Mundur dari Le Mans 24 Hours

Narain Karthikeyan-Arjun Maini Mundur dari Le Mans 24 Hours
Muat komentar