Franchitti sempat berencana gabung ke Porsche LMP1 di 2015

dibagikan
komentar
Franchitti sempat berencana gabung ke Porsche LMP1 di 2015
Oleh: Mitchell Adam
Diterjemahkan oleh: Aditya Gagat
15 Jan 2017 06.55

Dario Franchitti berkata dirinya sempat memiliki rencana untuk mengikuti balapan Le Mans 24 Jam bersama Porsche LMP1 di tahun 2015, sebelum mengalami kecelakaan IndyCar yang mengakhiri karier balapnya.

Dario Franchitti, Target Chip Ganassi Racing Honda
Dario Franchitti
#19 Porsche Team Porsche 919 Hybrid: Nico Hulkenberg, Nick Tandy, Earl Bamber
#19 Porsche Team Porsche 919 Hybrid: Nico Hulkenberg, Nick Tandy, Earl Bamber
Dario Franchitti
Dario Franchitti
Dario Franchitti, Target Chip Ganassi Racing Honda
Dario Franchitti, Target Chip Ganassi Racing

Peraih titel IndyCar empat kali itu terpaksa harus pensiun atas alasan medis pada akhir tahun 2013, setelah mengalami kecelakaan hebat di balapan Houston.

Franchitti beberapa kali pernah tampil di ajang balapan sportscar seperti Daytona 24 Jam saat ia membangun karier di Amerika. Pembalap asal Skotlandia itu ternyata juga sudah berencana untuk dapat bergabung ke program LMP1 Porsche di tahun 2015.

“Saya ingin sekali dapat membalap di Le Mans, itu impian saya,” ujar pemenang Indy 500 tiga kali itu di acara Autosport International. “Di tahun 2015, saya sebenarnya memiliki rencana yang bagus di sana [Porsche], tepatnya di program LMP1.

“Saya penggemar berat Porsche. Isi telepon seluler saya penuh dengan gambar-gambar mobil Porsche. Di garasi saya, saya juga memiliki beberapa mobil buatan mereka.

“Wolfgang Hatz, kepala divisi pengembangan Porsche, menjadi teman saya. Saya berbicara kepada dia terkait rencana itu, dan kemudian ia mengundang saya. Saya pun datang ke markas Porsche di Weissach dan melakukan rapat rahasia bersama Andreas Seidl [team principal LMP1] dan beberapa orang yang bekerja di sana.

“Saya berkata, saya masih ingin membalap di Indy di 2013 dan 2014, kemudian saya akan pensiun dari IndyCar dan bergabung bersama mereka. Ia setuju dengan ide awal saya itu, dan mereka mengakui rencana tersebut sesuai dengan rencana yang mereka miliki saat itu. Tapi pada akhirnya, semua itu tidak terjadi.”

Sejak pulih dari cedera kepala, tulang punggung, dan pergelangan kaki, Franchitti mulai bisa kembali mengemudikan mobil balap. Tetapi ia mengaku tidak ingin mengambil risiko jika ia kembali terlibat di sebuah kecelakaan hebat.

“Tabrakan yang saya alami benar-benar hebat, dan saya cukup beruntung,” ujarnya. “Saya tidak ingin mengambil risiko itu lagi. Saya takut mengalami cedera permanen, jadi saya benar-benar berhenti [dari karier balap]. Saya bersyukur bisa menjalani dan melewati pekerjaan itu.

“Meski terlihat normal untuk dilakukan setiap hari, sebenarnya hal itu tidak terlalu normal, terutama di IndyCar dengan potensi bahaya yang ada. Apa yang mereka lakukan bukan sesuatu yang normal. Kini saya menonton dan berpikir, “apa yang sebenarnya saya pikirkan?’, jadi saya sebenarnya tidak merasa kehilangan dengan bagian itu. Saya tidak bisa bekerja dengan cara berpikir seperti itu lagi.

“Saya ingin melakukan aktivitas lain, aktivitas yang menyenangkan – mungkin sesekali ikut di balapan Formula Ford. Tetapi saya benar-benar tidak bisa, meski saya ingin sekali memakai helm putih dan diam-diam turun ke trek.”

Artikel Le Mans berikutnya
Kisah kesuksesan mobil Ferrari pemenang kelas GTE Am yang nyaris terlepas

Artikel sebelumnya

Kisah kesuksesan mobil Ferrari pemenang kelas GTE Am yang nyaris terlepas

Next article

Zak Brown ingin bawa McLaren kembali ke Le Mans

Zak Brown ingin bawa McLaren kembali ke Le Mans
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Le Mans
Pembalap Dario Franchitti
Tim Porsche Team Shop Now
Penulis Mitchell Adam
Tipe artikel Breaking news