H24, Prototipe Mobil Masa Depan Le Mans 24 Hours Telah Diuji

Mobil prototipe bertenaga hidrogen, H24, yang ditujukan untuk balapan ketahanan di masa depan, telah menyelesaikan putaran pertamanya di trek.

Sebuah langkah maju menuju masa depan berlangsung di Sirkuit Lurcy-Levis, Allier, Prancis, Senin (29/3/2020). Di tempat itu, Normat Nato pertama kali menjajal H24, prototipe listrik-hidrogen baru yang dikembangkan MissionH24.

Ini menjadi 'pembaptisan' penting saat tim yang H24 Racing bersiap untuk masuk ke kejuaran, yang akan memungkinkan Klub Automobil de I'Ouest (ACO) melangkah lebih jauh dalam persiapan kategori hidrogen untuk Le Mans 24 Hours.

Selama percobaan lap di Lurcy-Levis, Norman Nato menemukan kemajuan yang dibuat di banyak bidang dengan mobil tersebut, di antaranya aerodinamika, pendinginan, propulsi, girboks yang lebih kompak, hingga sistem pengereman elektronik.

Set H24 tersebut telah kehilangan 150 kilogram (kg) dibandingkan dengan mesin sebelumnya, yaitu LMPH2G, yang membuatnya mendekati bobot sebuah mobil GT3 sekaligus meningkatkan performanya.

"Menjadi kepuasan tersendiri bagi seluruh tim karena banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk membawa mobil hingga menjalani lap pertamanya," kata Hugues Lardy, koordinator teknis H24 Racing.

"Kami tahu bahwa ini adalah awal dari sebuah petualangan dan banyak pekerjaan menanti kami. Karenanya, kami harus menemukan kompromi terbaik di mana-mana. Baterai, sel bahan bakar, motor, pemulihan kelistrikan, rem elektronik."

"Tujuannya adalah untuk mencoba menempatkan segala sesuatu pada tempatnya dan dalam hubungannya sehingga kinerja keseluruhan mobil menjadi sebaik mungkin," ia menambahkan.

Baca Juga:

Tim-tim yang berdedikasi untuk proyek tersebut harus menghadapi "masalah baru" guna mendorong kembali batas-batas tertentu dan memperkirakan "potensi besar dalam hal sasis, aero dan powertrain.

Manajer Tim H24 Racing Pierre-Loup Fleury percaya bahwa H24 "sudah benar-benar melangkah maju" dibandingkan dengan mobil LMPH2G. "Kami kini sedang mengerjakan mobil balap yang lengkap," tegasnya.

Norman Nato, yang akan berbagi program pengembangan dengan Stoffel Vandoorne, mengatakan dirinya memiliki feeling yang benar-benar bagus ketika mobil dijalankan.

"Program pengembangan berjalan dengan sangat baik. Dalam berkendara, tidak ada perubahan namun Anda tetap harus beradaptasi karena mobilnya lebih ringan," kata Nato.

"Di tikungan, saya merasa bisa memaksimalkan mobil ini lebih jauh dari versi sebelumnya. Jadi, ini sebuah peningkatan besar dan itulah yang kami harapkan dari mobil. Kami telah memperoleh aerodinamikan dan tenaga. Sangat menjanjikan."

Seluruh program H24, yang diawasi ACO, harus memungkinkan untuk mengembangkan regulasi yang jelas dan sesuai bagi kategori hidrogen di masa depan, diharapkan tahun 2024.

Penyelenggara dan promotor Le Mans 24 Hours telah memilih sejumlah mitra untuk itu dalam beberapa bulan terakhir, Red Bull Advanced Technologies dan Oreca akan menyuplai sasis, GreenGT powertrain dan Plastic Omnium untuk tangki.

Setiap pabrikan yang dipekerjakan kemudian harus memasukkan sistem sel bahan bakar mereka sendiri.

1/10

Foto oleh: ACO ACO

2/10

Foto oleh: ACO ACO

3/10

Foto oleh: ACO ACO

4/10

Foto oleh: ACO ACO

5/10

Foto oleh: ACO ACO

6/10

Foto oleh: ACO ACO

7/10

Foto oleh: ACO ACO

8/10

Foto oleh: ACO ACO

9/10

Foto oleh: ACO ACO

10/10

Foto oleh: ACO ACO

dibagikan
komentar
Tiga Kali Juara Le Mans Fassler Putuskan Pensiun

Artikel sebelumnya

Tiga Kali Juara Le Mans Fassler Putuskan Pensiun

Artikel berikutnya

ACO Rilis Daftar Tim Cadangan Le Mans 24 Hours 2021

ACO Rilis Daftar Tim Cadangan Le Mans 24 Hours 2021
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Le Mans , WEC
Pembalap Norman Nato
Tag le mans , wec , le mans 24 hours , H24
Penulis Basile Davoine