Kristensen: Toyota favorit juara di Le Mans 24 Jam, tapi...

Juara Le Mans sembilan kali, Tom Kristensen, menempatkan pabrikan Jepang, Toyota, sebagai tim yang diunggulkan pada balapan 24 Jam pekan ini, meski ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Kristensen: Toyota favorit juara di Le Mans 24 Jam, tapi...
#7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050 Hybrid: Mike Conway, Kamui Kobayashi, Stéphane Sarrazin
Tom Kristensen
#1 Porsche Team Porsche 919 Hybrid: Neel Jani, Andre Lotterer, Nick Tandy
Podium: Frank Biela, Tom Kristensen, Emanuele Pirro, Audi Sport Team Joest, Audi R8
#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050 Hybrid: Anthony Davidson, Sébastien Buemi, Kazuki Nakajima
Tom Kristensen, FIA Steward
Pit action and the module sportif

Mantan pembalap LMP1 Audi itu memenangi balapan legendaris Le Mans dengan total rekor sembilan kali. Pencapaian itu membuatnya layak mendapatkan julukan "Mr. Le Mans", julukan yang sebelumnya juga pernah diberikan ke pemenang Le Mans enam kali, Jacky Ickx.

Dalam sesi wawancara bersama media melalui telepon, Kristensen, yang kini menjadi presenter stasiun televisi Eurosport, memberi prediksinya untuk balapan tahun ini.

"Di atas kertas, Toyota menjadi yang favorit," ujarnya. "Tapi bagaimana caranya mereka bisa jadi favorit, jika mereka – tim dan pembalap-pembalapnya – belum pernah menang di Le Mans?

"Ini yang menarik, karena jika kita melihat kubu lain, mereka adalah pemenang balapan dua tahun terakhir," ucap Kristensen yang merujuk rival Toyota, Porsche.

"Tapi Toyota juga memenangi dua balapan pertama WEC musim ini. Kedua tim pabrikan tersebut saat ini bertemu di performa terbaik mereka.

"Sederhananya begini: Hati dan kepala saya memprediksi Toyota yang keluar sebagai pemenang balapan tahun ini."

Kristensen kemudian menjelaskan beberapa faktor seperti suhu dan aspek teknis yang bisa mempengaruhi jalannya persaingan juara.

"Suhu [di Le mans] pekan ini diperkirakan akan sangat tinggi, dan saya pikir Toyota memiliki manajemen ban yang lebih baik ketimbang Porsche. Tapi saya yakin persaingan tetap akan berjalan sangat ketat," jelasnya.

"Lalu dengan mobil hibrida, yang memang indah untuk dilihat, tapi juga sangat rumit. Jika ada yang salah, maka Anda akan kehilangan banyak waktu.

"Tahun ini, jika Anda terlalu banyak menghabiskan waktu di garasi, maka Anda bisa tercecer ke rombongan LMP2, dan jangan salah, mereka bisa cukup menyulitkan."

dibagikan
komentar
Grid start balapan Le Mans 24 Jam 2017

Artikel sebelumnya

Grid start balapan Le Mans 24 Jam 2017

Artikel berikutnya

Le Mans 24 Jam: Nakajima dan Toyota tercepat di warm-up

Le Mans 24 Jam: Nakajima dan Toyota tercepat di warm-up
Muat komentar