Le Mans 2019, Toyota tanggalkan penyetaraan performa

dibagikan
komentar
Le Mans 2019, Toyota tanggalkan penyetaraan performa
Oleh: Gary Watkins
11 Okt 2018 10.31

Aturan penyetaraan performa bagi Toyota LMP1 di FIA World Endurance Championship tidak wajib digunakan pada Le Mans 24 Jam 2019.

Pabrikan Jepang tersebut menyatakan bahwa aturan terbaru Equivalence of Technology [EoT, penyetaraan performa tiap mobil peserta] yang akan digunakan mulai ronde Fuji 6 Jam, akhir pekan ini, hanya berlaku pada balapan WEC dan Sebring 1.000 Mil, Maret mendatang.

Sedangkan aturan EoT jelang ronde Silverstone 6 Jam, Agustus lalu, akan digunakan pada balapan pamungkas WEC superseason di Le Mans, Juni 2019.

Toyota menyetujui penambahan beban minimal sebanyak 26 kg pada kedua mobil TS050 Hybrid, serta mencabut keunggulan lainnya dari kompetitor LMP1 nonhibrida dari jumlah lap pada balapan selain Le Mans.

Direktur Teknis Toyota Motorsport GmbH, Pascal Vasselon, berujar kepada Motorsport.com, “Kami menerima aturan ini untuk balapan WEC selain Le Mans.”

Ia menjelaskan bahwa adanya regulasi yang mengatur pengeluaran tenaga satu-satunya tim pengguna hybrid LMP1, tidak perlu ditambah dengan penambahan bobot kedua Toyota.

Slider
List

#7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Mike Conway, Kamui Kobayashi, Jose Maria Lopez

#7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Mike Conway, Kamui Kobayashi, Jose Maria Lopez
1/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
2/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Mike Conway, Kamui Kobayashi, Jose Maria Lopez

#7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Mike Conway, Kamui Kobayashi, Jose Maria Lopez
3/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
4/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
5/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Mike Conway, Kamui Kobayashi, Jose Maria Lopez

#7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Mike Conway, Kamui Kobayashi, Jose Maria Lopez
6/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Mike Conway, Kamui Kobayashi, Jose Maria Lopez

#7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Mike Conway, Kamui Kobayashi, Jose Maria Lopez
7/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
8/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
9/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#Race winners 8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

#Race winners 8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
10/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

“Jarak [Toyota dan tim LMP1 lainnya] di Le Mans akan lebih dekat karena energi yang dikeluarkan juga lebih sedikit per kilometernya. Di Le Mans, tenaga [hibrida] kami 55 persen lebih sedikit [daripada di balapan pendek,” paparnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Toyota harus tampil unggul dari lawan-lawannya untuk kebutuhan pemasaran.

“Mobil hibrida harus nampak unggul dibanding lawan-lawan kami [melahap lebih banyak lap].”

Aturan FIA ini wajib dipatuhi Toyota, terlebih bila ada perubahan pada musim yang beralih ke format balapan musim dingin.

Rencananya, EoT di Fuji juga akan diterapkan di balapan empat, enam, dan delapan jam pada WEC musim depan, sementar EoT di Silverstone juga akan digunakan di balapan Le Mans 2020.

Vasselon menyatakan bahwa Toyota menyetujui aturan tersebut demi nama baik kejuaraan, teruama setelah kemenangan mobil #7 dan #8 TS050 dianulir dari Silverstone 6 Jam.

“Kami ingin kejadian di Silverstone tidak terulang dengan menunjukkan dukungan kami [bagi kejuaraan],” ungkap Vasselon.

Vasselon berujar dengan ditambahnya berat bagi Toyota akan mengurangi waktu mereka sebanyak setengah detik per lap. Ia menolak berkomentar bahwa hal tersebut akan menguntukan tim-tim LMP1 privateer.

“Tiap trek punya keunikan tersendiri, jadi agak sulit untuk memprediksi. Kami heran dengan aturan di Silverstone yang sepertinya tidak membawa perubahan apapun.”

Artikel Le Mans berikutnya
Pakai alat ilegal, FIA anulir kemenangan G-Drive di Le Mans

Artikel sebelumnya

Pakai alat ilegal, FIA anulir kemenangan G-Drive di Le Mans

Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Le Mans , WEC
Tim Toyota Racing
Penulis Gary Watkins
Tipe artikel Breaking news