Le Mans 2021, Peluang Terakhir Duet Ayah-Anak Magnussen

Jan Magnussen percaya, bahwa Le Mans 24 Hours musim ini merupakan kesempatan terakhir baginya untuk mewujudkan ambisi balapan bersama putranya, Kevin.

Pembalap veteran asal Denmark itu sempat putus asa lantaran mimpinya hampir tak terpenuhi. Namun, ia akhirnya merasa lega saat datang tawaran membalap dari High Class Racing.

“Saya sangat gembira akhirnya terjadi, karena ini adalah kesempatan terakhir,” kata Magnussen kepada Motorsport.com.

“Dia (Kevin) akan mengemudikan Peugeot dan ketika dia selesai, saya akan bertambah umur. Jadi, benar-benar kesempatan terakhir.”

Magnussen, mencatatkan 21 start di Le Mans 24 Hours, mengungkapkan keinginan untuk berlomba dengan putranya sudah ada sejak Kevin mulai menggeluti gokart.

“Rasanya, itu adalah sesuatu yang kami bicarakan selamanya. Itu sudah menjadi agenda sejak Kevin mulai ikut dengan saya ke Le Mans, ketika dia balapan karting,” tuturnya.

“Dia selalu mengatakan ingin balapan bersama dan menganggap itu akan keren jika kami bisa berpasangan suatu hari nanti.”

Baca Juga:

Lebih lanjut, Magnussen mengatakan, ada pembicaraan tentang tampil di Le Mans 24 Hours dalam tahun-tahun terakhirnya di Corvette Racing.

“Ada pembicaraan soal itu, tapi tidak pernah benar-benar terealisasi. Kevin harus berkomitmen untuk menjadi pembalap ketiga di ajang ketahanan dan mengikuti Daytona, Sebring, Petit Le Mans (di Road Atlanta) serta Le Mans 24 Hours. Kontrak dan kalender selalu menghalangi,” ucapnya.

#20 High Class Racing Oreca 07 - Gibson: Jan Magnussen, Anders Fjordbach, Dennis Andersen

#20 High Class Racing Oreca 07 - Gibson: Jan Magnussen, Anders Fjordbach, Dennis Andersen

Photo by: JEP / Motorsport Images

Duet ayah-anak Magnussen bakal memperkuat High Class Racing. Keduanya akan berbagi mobil dengan rekan setim Anders Fjordbach.

Magnussen kemudian membeberkan, bahwa kesepakatan untuk tampil di Le Mans 24 Hours, tercapai hanya dalam waktu satu bulan.

“Saya sangat senang kami mendapat dukungan dari perusahaan Denmark,” ujarnya.

“Empat minggu lalu, kami diberi kesempatan dan saya duduk dengan beberapa teman dan bertanya perusahaan mana yang mungkin tertarik untuk membiayai kami.

“Kevin dan saya telah memikirkan hal ini selama bertahun-tahun, jadi kami tidak berbicara dengan yang baru dikenal. Dengan sangat cepat, orang (yang kami ajak bicara) berkata,’Ya, kami akan membantu’.”

Kevin dijadwalkan tes bersama High Class Racing pada Juni mendatang. Dan menurut Magnussen, putranya itu bakal mendapatkan jatah empat atau lima hari mengemudikan Oreca sebelum Le Mans 24 Hours.

dibagikan
komentar
Magnussen Setim dengan Sang Ayah di Le Mans 24 Hours

Artikel sebelumnya

Magnussen Setim dengan Sang Ayah di Le Mans 24 Hours

Artikel berikutnya

Oliver Gavin Pensiun Setelah Spa 6 Hours

Oliver Gavin Pensiun Setelah Spa 6 Hours
Muat komentar