Livery Penuh Makna Andrew Haryanto di Le Mans 24 Hours

Menandai debutnya di Le Mans 24 Hours 2021, pembalap Indonesia, Andrew Haryanto, bakal mengemudikan Porsche 911 RSR-19 dengan corak istimewa.

Livery Penuh Makna Andrew Haryanto di Le Mans 24 Hours

Andrew menjadi salah satu wakil dari Tanah Air, selain Sean Gelael, yang akan unjuk gigi dalam balap ketahanan bergengsi nan ikonik pada akhir pekan ini.

Pria berusia 44 tahun itu bakal mengemudikan Porsche 911 RSR-19 di bawah bendera #18 Absolute Racing. Tandem bersama Alessio Picariello dan Marcio Seefriend, ketiganya turun di kelas GTE Am.

Akhirnya mendapat kesempatan mengikuti Le Mans 24 Hours tentu menjadi hal bersejarah bagi perjalanan karier balap Andrew. Momen ini pun dimanfaatkannya untuk menyampaikan pesan penting melalui livery mobil.

Livery menampilkan semangat tim, serta dorongan untuk memberikan dukungan kepada mereka yang berjuang melawan diskriminasi di seluruh dunia. Tulisan One World One Race tersemat di bodi Porsche 911 RSR-19.

“Datang dari bagian dunia yang tidak dikenal dengan balapan, dan secara pribadi mengalami perlakuan berbeda sepanjang perjalanan motorsport saya, saya sekarang bekerja bersama beberapa orang baik dan semuanya telah bersatu!,” ucap Andrew mengutip situs resmi Asian Le Mans Series (ALMS).

“Saya ingin membagikan kisah saya dan menunjukkan kepada dunia bahwa siapa pun bisa balapan, tidak peduli apa latar belakang, etnis, jenis kelamin, agama Anda - kita semua memiliki kesempatan yang sama. Itulah yang kami maksud dengan motto, One World One Race.”

#18 Absolute Racing Porsche 911 RSR - 19 LMGTE Am of Andrew Haryanto, Alessio Picariello, Marco Seefried

#18 Absolute Racing Porsche 911 RSR - 19 LMGTE Am of Andrew Haryanto, Alessio Picariello, Marco Seefried

Foto oleh: JEP / Motorsport Images

Lebih lanjut, Andrew mengatakan, bahwa dirinya membagikan pesan itu merupakan hal terpenting.

“Saya mulai sangat terlambat di motorsport dan tidak memiliki latar belakang motorsport sama sekali. Kondisi tersebut seharusnya tidak menghalangi Anda untuk mencoba balapan!,” tuturnya.

“Pada tahun pertama saya balapan, saya hanya menghabiskan 50 Euro (setara 843 ribu Rupiah) untuk semusim penuh. Saat ini tentu liga yang sangat berbeda, tetapi kesenangannya tetap ada!”

Baca Juga:

Tahun ini, Absolute Racing sedianya berlaga di ALMS dengan menurunkan dua mobil. Namun, pembatasan perjalanan internasional mengagalkan rencana tim asal Cina tersebut.

Absolute Racing kemudian mengalihkan fokus kepada Le Mans 24 Hours. Ketidakmungkinan dan tantangan sulit harus dilalui trio Andrew, Picariello dan Seefried.

Tetapi dengan upaya keras, Andrew bersama Absolute Racing akhirnya menemukan jalan menuju Le Mans.

“Bagi tim, itu adalah pencapaian besar hanya untuk diikutsertakan dalam perlombaan. Kami akan bekerja keras dan akan mengincar posisi terhormat,” ujarnya.

“Untuk pertama tahun pertama ini saya hanya ingin balapan tanpa event besar di trek. Jika Anda bisa balapan dengan bersih dan finis, itu akan menjadi sempurna.

“Saya tidak pernah bermimpi suatu hari saya bisa balapan di Le Mans! Itu bukan sesuatu yang saya pikir akan mungkin, bagaimanapun juga, saya hanyalah seorang pengusaha yang melakukan pekerjaan biasa!”

#18 Absolute Racing Porsche 911 RSR - 19 LMGTE Am of Andrew Haryanto

#18 Absolute Racing Porsche 911 RSR - 19 LMGTE Am of Andrew Haryanto

Foto oleh: Asian Le Mans Series

dibagikan
komentar
Josh Pierson Akan Jadi Pembalap Termuda Le Mans 24 Hours

Artikel sebelumnya

Josh Pierson Akan Jadi Pembalap Termuda Le Mans 24 Hours

Artikel berikutnya

Robert Kubica Pasang Target Realistis di Le Mans 24 Hours 2021

Robert Kubica Pasang Target Realistis di Le Mans 24 Hours 2021
Muat komentar