Peugeot Anggap Toyota Masih Favorit Juara WEC pada 2022

Pembalap Peugeot Loic Duval mengatakan bahwa Toyota masih akan menjadi tim yang difavoritkan memenangi Kejuaraan Dunia Balap Ketahanan (WEC) 2022.

Peugeot Anggap Toyota Masih Favorit Juara WEC pada 2022

Peugeot akan turun di WEC 2022 pada kategori hypercar (LMH). Kedatangan pabrikan asal Prancis ini diharapkan bisa memberikan warna dalam persaingan gelar juara balap sportscar tersebut.

Pada beberapa tahun terakhir, Toyota memperlihatkan dominasinya di balap ketahanan. Ditambah, empat kemenangan dalam empat tahun terakhir di Le Mans 24 Hours membuat mereka menjadi tim yang ditakuti di grid musim depan.

Peugeot pun datang ke WEC dengan harapan bisa menandingi Toyota musim depan. Tetapi, menurut pembalapnya Loic Duval, justru pabrikan asal Jepang masih akan difavoritkan menjadi juara.

Duval merasa, walau akan menggunakan mobil baru, Toyota masih memiliki pengalaman menggunakan teknologi hibrida. Itu sebabnya mereka diuntungkan dalam kompetisi tahun depan.

Baca Juga:

"Melihat pengalaman mereka di balapan ini, Toyota memilikinya jauh lebih besar ketimbang kami jika membicarakan teknologi hibrida," ujar Duval.

"Selalu butuh waktu bagi seseorang dapat beradaptasi dengan balap ketahanan. Anda juga harus bisa menemukan performa terbaik Anda, kemudian daya tahan dan kecepatan Anda.

"Kami pun butuh waktu beradaptasi, dan saya rasa itu normal. Walaupun tahun depan akan menjadi tahun yang sulit bagi kami, setidaknya kami menyiapkan beberapa kejutan untuk mereka."

Peugeot pun diharapkan bisa meraih kemenangan di Le Mans 24 Hours, yang menjadi home race mereka. Ajang balap mobil paling ikonik di dunia itu akan berlangsung pada 11-12 Juni 2022.

Peugeot Hypercar 9X8

Peugeot Hypercar 9X8

Foto oleh: Monza Eni Circuit

Apakah sang Singa dari Sochaux memiliki waktu persiapan yang cukup untuk bisa menantang Toyota di Le Mans 24 Hours? Duval mengatakan itu semua tergantung bagaimana mobilnya melaju di awal musim nanti.

"Semuanya tergantung dengan cara kerja mobil kami, bagaimana performa mobil di awal tahun nanti. Kemudian seberapa besar pengembangan dan pembaruan yang akan dibawa musim depan. Jadi, ada berbagai faktor yang mempengaruhi satu sama lain," katanya.

"Kami akan sangat senang jika mobil siap digunakan jelang Le Mans tahun depan, karena Le Mans selalu menjadi target setiap pabrikan.

"Tapi di satu sisi kami tidak boleh terburu-buru menyiapkan mobil, karena kami harus memastikan bahwa mobil kami ada di level yang kami inginkan. Untuk sekarang, semua orang di pabrik tengah bekerja keras agar mobil bisa mendapatkan menit balapan sebanyak-banyaknya."

 

dibagikan
komentar
Toyota Mungkin Turunkan Sebastien Ogier di Le Mans 24 Hours 2023
Artikel sebelumnya

Toyota Mungkin Turunkan Sebastien Ogier di Le Mans 24 Hours 2023

Artikel berikutnya

Robert Kubica dan Louis Deletraz Perkuat Prema untuk WEC 2022

Robert Kubica dan Louis Deletraz Perkuat Prema untuk WEC 2022
Muat komentar