GALERI: Sejarah Ferrari di balap sportscar

Masih dalam rangka ulang tahun Ferrari ke-70, inilah mobil-mobil pernah diturunkan Kuda Jingkrak di berbagai arena balap ketahanan sportscar maupun GT.

 

Brian Redman Ferrari 330 P4
Ferrari 330 P4

Foto oleh: Jeff Bloxham / LAT Images

 

Saat ini Ferrari memang identik dengan arena F1. Tetapi, pernah ada masa ketika pasukan Enzo Ferrari merupakan kekuatan menakutkan di arena balap ketahanan. 

Bahkan, hanya dua tahun sejak Enzo Ferrari mendirikan brand Ferrari, pasukan Kuda Jingkrak telah berhasil menguasai balap ketahanan paling prestisius Le Mans 24 Jam. Diikuti kemenangan demi kemenangan dengan terakhir dibukukannya di Le Mans tahun 1965.

Meski dua tahun berikutnya kalah, duel Ferrari melawan Ford tercatat sebagai salah satu rivalitas terhebat dalam sejarah balap. 

Ferrari terus tampil sebagai tim pabrikan di Le Mans hingga 1973. Pamit mundur demi fokus pada arena F1. Mobil Ferrari baru kembali ke Le mans 1993 melalui regulasi LMP, mengandalkan 333 SP buatan Michelotto.

Tidak hanya beraksi di kelas utama prototipe, aksi Ferrari di kelas GT Le Mans pun patut mendapatkan perhatian. Bahkan, sejak 2001 Ferrari merupakan partisipan rutin di kategori GT, hingga saat ini.

Sebagai persembahan kami atas anniversary Ferrari ke-70 Inilah dia mesin-mesin Ferrari utama pernah mengharubirukan arena balap sportscar.

1949 Ferrari 166 MM

1949 Ferrari 166 MM
1/19

Mempersembahkan gelar pertama Ferrari di Le Mans 24 Jam melalui duet pembalap Luigi Chinetti dan Peter Mitchell-Thompson. Secara spektakuler Chinetti berada di balik kemudi selama 22,5 jam.

1958 Ferrari 250 Testa Rossa

1958 Ferrari 250 Testa Rossa
2/19

Ditangan Olivier Gendebien dan Phil Hill, Ferrari meraih gelar Le Mans 24 jam ketiga. Di kemudian hari, Testa Rossa akan menjadi salah satu model paling collectible Ferrari.

1962 Ferrari 250 GTO

1962 Ferrari 250 GTO
3/19

Dibuat untuk mengikuti kategori GT dengan GTO berarti Gran Turismo Omologata. Ferrari 250 GTO dikemudikan Olivier Gendebien dan Phil Hill secara mengejutkan berhasil finis P2 di Sebring 12 Jam 1962. Dan mengulanginya di Le Mans tahun sama dengan finis podium dua dan tiga.

Foto oleh: LAT Images

1965 Ferrari 250 LM

1965 Ferrari 250 LM
4/19

Kemenangan ke-9 dan terakhir Ferrari di Le Mans 24 Jam dipersembahkan oleh model 250 LM diturunkan tim privat NART dan dikemudikan oleh Masten Gregory dan Jochen Rindt. 1965 juga merupakan tahun kedua pertempuran Ferrari vs Ford. Ferrari menempati posisi 1-2-3 Le Mans tahun ini.

Foto oleh: LAT Images

1967 Ferrari 330 P4

1967 Ferrari 330 P4
5/19

Usai dikalahkan Ford di Le Mans tahun sebelumnya, Ferrari memperbarui armada prototipe dan memperkenalkan 330 P4. Di Daytona 24 Jam, Enzo Ferrari membalaskan dendam dengan menyuruh tiga Ferrari P menempati P1-2-3 untuk melintasi garis finis berbarengan. Sayang, kehadiran Ford Mk IV di Le Mans membuat Ferrari harus mengakui keunggulan Blue Oval untuk kedua kalinya.

1969 Ferrari 312 P

1969 Ferrari 312 P
6/19

Sempat absen setahun karena protes regulasi, Ferrari kembali ke musim 1969 dengan prototipe 312 P. Merupakan mobil balap sportscar berbasis F1 312. Munculnya regulasi baru sportscar 5L membuat Ferrari memfokuskan sumber daya untuk pengembangan model baru. Akibatnya model ini pun layu sebelum berkembang.

Foto oleh: Dave Dyer

1970 Ferrari 512 S

1970 Ferrari 512 S
7/19

Merupakan jawaban Ferrari atas lahirnya Porsche 917. Tertinggalnya 512 S dari 917 dari sisi waktu pengembangan membuatnya tidak berkutit menghadapi Porsche. Berhasil memenangkan Sebring 12 Jam 1970. Pada masanya, mobil ini memiliki catatan waktu unggul atas F1.

Foto oleh: Sutton Images

1971 Ferrari 712

1971 Ferrari 712
8/19

Glamor arena Can-Am memancing Ferrari untuk ikutan dan menampilkan model 712. Sayangnya, kurang mendapat restu Enzo Ferrari akibat dianggap kurang memiliki relevansi dengan jalan raya. Hanya tampil tiga kali dengan prestasi terbaik P4 Can-Am Watkins Glen 1971.

Foto oleh: Anthony Rew

1971 Ferrari 312 PB

1971 Ferrari 312 PB
9/19

Dibubarkannya regulasi sportscar 5L membuat Ferrari kembali ke prototipe 3L. Pada musim 1972 Ferrari 312 PB memenangkan seluruh seri World Sportscar Championship meski absen di Le Mans. Setelah gagal di WSC dan Le Mans 1973, tim pabrikan Ferrari mundur dari arena sportscar.

Foto oleh: Bob Heathcote

1978 Ferrari 512 BB

1978 Ferrari 512 BB
10/19

Melihat upaya beberapa tim privat menerjunkan 512 BB, Ferrari memutuskan ikut campur dan menerjunkan 512 BB LM untuk Le Mans 1978. Salah satu ubahannya, menempatkan sayap F1 312T2 dan fender lebih lebar. Di tahun perdananya, 512 BB LM gagal menyelesaikan lomba. Sampai akhirnya berhasil meraih P5 dan juara kelas GTX Le Mans 1981.

1987 Spice Ferrari

1987 Spice Ferrari
11/19

Walau tidak mendapat dukungan Maranello, antara 1986 – 1990 sejumlah peserta IMSA Camel GT Light memasang mesin Ferrari pada prototipe Tiga, Alba dan Spice. Pada musim 1990 Spice SE90P dari Bieri Racing berhasil menang tiga seri dan menempati P2 klasemen akhir.

Foto oleh: Richard Sloop

1994 Ferrari 333 SP

1994 Ferrari 333 SP
12/19

Membawa kembalinya Ferrari ke arena balap prototipe setelah absen 20 tahun. Terus digunakan hingga musim 1999 di arena IMSA, Le Mans hingga ISRS. Berhasil memenangkan Sebring 12 Jam 1995 dan 1997. Merupakan Ferrari prototipe terakhir.

1995 F40 GTE

1995 F40 GTE
13/19

Meski F40 sudah tampil di arena kompetisi sejak 1989, puncak aksi terjadi pada musim 1995 dan 1996 seiring tumbuhnya popularitas kelas GT1. Di Le Mans dan BPR GT, F40 harus mengakui keunggulan McLaren F1 GTR.

2001 Ferrari 550 Maranello

2001 Ferrari 550 Maranello
14/19

Sejak 1999, penyelenggara FIA GT berupaya mengundang Ferrari kembali ke arena. Kurang direspons Maranello, meski sejumlah proyek privat menurunkan 550 Maranello di ALMS dan FIA GT. Paling sukses adalah Prodrive 550 GTS yang berhasil menjuarai kelas GTS Le Mans 2003. Serta merebut gelar GT1 di FIA GT 2003 dan 2004.

Foto oleh: Eric Gilbert

2001 Ferrari 360 GT

2001 Ferrari 360 GT
15/19

Foto oleh: Tom Haapanen

2003 Ferrari 575 GTC

2003 Ferrari 575 GTC
16/19

Kesuksesan Prodrive 550 membuat Ferrari menerjunkan versi kompetisi dari 575M diberi nama 575 GTC. Sayang tidak sesukses 550, hanya menang dua kali sepanjang karirnya.

Foto oleh: Dave Dyer

2006 Ferrari F430 GTC

2006 Ferrari F430 GTC
17/19

Foto oleh: Richard Sloop

2011 Ferrari 458 GT2

2011 Ferrari 458 GT2
18/19

Dengan kemenangan di Le Mans 2012 dan 2014, Sebring 2012, serta Petit Le Mans 2011 dan 2012, 458 GT2 pantas disebut sebagai salah satu mesin GT tersukses Ferrari. Plus mempersembahkan gelar pabrikan tiga kali berturut-turut pada 2012 – 2014 di arena FIA WEC.

2016 Ferrari 488 GTE

2016 Ferrari 488 GTE
19/19

Andalan Ferrari saat ini di arena WEC, IMSA dan Le Mans. Tahun 2016, duel antara 488 GTE dan Ford GT LM seakan mengulangi perseteruan sama terjadi 50 sebelumnya dengan Ford kembali menjadi pemenang. Pada WEC musim ini, 488 GTE telah memenangkan 4 dari 7 seri dan berpotensi menjadi juara pembalap dan pabrikan.

Foto oleh: Marc Fleury
Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Le Mans , GT , WEC
Tim Ferrari
Tipe artikel Top List