Zak Brown ingin bawa McLaren kembali ke Le Mans

Bos baru McLaren, Zak Brown, menyatakan keinginannya untuk membawa tim kembali berlaga di Le Mans 24 Jam.

McLaren menjadi juara umum balapan paling legendaris di Perancis itu pada tahun 1995 berkat usaha trio pembalap JJ Lehto, Masanori Sekiya, dan Yannick Dalmas di mobil F1 GTR.

Program pabrikan McLaren di Le Mans terus berlanjut hingga akhir tahun 1997, sementara tahun 1998 menjadi penampilan terakhir mobil mereka di sirkuit La Sarthe.

Brown, yang kini menjabat sebagai direktur eksekutif McLaren Technology Group – termasuk divisi mobil produksi, menjelaskan bagaimana balapan Le Mans dapat menaikkan pamor pabrikan yang berbasis di Woking itu.

"Kami berhasil menjuarai Le Mans, dan balapan itu menjadi bagian dari sejarah kami. Menentukan ke mana merek McLaren akan membalap selanjutnya adalah bagian dari pekerjaan saya," ujar Brown kepada saudara publikasi Motorsport.com, Autosport.

"Kembali ke Le Mans menjadi sesuatu yang telah kami identifikasi dan diskusikan. Menurut saya pribadi, saya sangat ingin sekali membawa McLaren ke Le Mans, dan saya bukan satu-satunya yang memiliki pandangan seperti itu."

Meski dirinya antusias dengan prospek kembali ke Le Mans, Brown menekankan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan kepala operasi McLaren Automotive, Mike Flewitt.

Jika McLaren benar-benar kembali ke Le Mans, maka kemungkinan terbesar mereka akan turun di kategori GTE. Tetapi, saat ditanya apakah ada rencana untuk membuat mobil LMP1, dan menargetkan juara keseluruhan, Brown berkata: "Jangan pernah bilang tidak pernah."

Brown mengakui program GTE di ajang World Endurance Championship "akan membutuhkan waktu beberapa tahun".

#43 Team BMW Motorsport McLaren F1 GTR BMW: Peter Kox, Roberto Ravaglia, Éric Hélary
Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Le Mans
Tipe artikel Breaking news
Tag mclaren, zak brown