Gajser berharap MXGP Indonesia tidak diguyur hujan

Juara dunia bertahan Tim Gajser tak sabar membalap di trek Pangkal Pinang. Namun, pembalap Team HRC itu khawatir akan cuaca hujan saat gelaran MXGP Indonesia.

Gajser membuka musim 2017 dengan raihan finis ketiga dan kedua di seri pembuka Qatar akhir pekan lalu. Ia harus mengakui keunggulan kroser KTM, Tony Cairoli, yang menyapu bersih kemenangan pada Race 1 dan 2.

Menjelang seri kedua, kroser Slovenia itu dihadapkan pada tantangan baru di Pangkal Pinang. Trek anyar akan menggabungkan sektor gelombang, punggung naga (dragon back) dan beberapa lompatan. Adapun, panjang trek sekitar 1.500 meter, jadi catatan waktu lap di bawah dua menit.

Cuaca berpotensi menjadikan kondisi balapan sulit, karena beberapa pekan terakhir wilayah Pangkal Pinang diguyur hujan deras. Meskipun suhu akan berkisar 23-30 derajat Celsius, namun kelembapan akan mencapai sedikit lebih rendah dari 85 persen.

“Saya menantikan balapan di Indonesia, karena ini sesuatu yang baru lagi. Saya telah melihat beberapa foto trek dan tampaknya menyenangkan. Semoga tidak hujan karena di sana sering diguyur hujan,” tukas Gajser jelang MXGP Indonesia.

“Walaupun hujan, cuaca akan panas di sana. Tapi akan bagus jika cuaca (dalam kondisi) baik. Saya berharap tampil bagus, karena saya seharusnya sudah sembuh dari demam. Saya juga berharap seluruh rasa sakit hilang dan agar bisa merasa sehat lagi. 

Gajser berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan torehan 42 poin, atau terpaut delapan poin dari Tony Cairoli yang memimpin di peringkat teratas.

Seri kedua MXGP Indonesia akan digelar di Pangkal Pinang pada 4-5 Maret 2017.

Tim Gajser berpose dengan Honda CRF450RW
Tim Gajser berpose dengan Honda CRF450RW

Foto oleh: Team HRC

 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MXGP
Event Pangkal Pinang
Trek Pangkal Pinang
Pembalap Tim Gajser
Tim Team HRC MXGP
Tipe artikel Breaking news
Tag mxgp indonesia, pangkal pinang, team hrc, tim gajser