Gajser Butuh Waktu untuk Terbiasa dengan Lintasan MXGP Portugal

Kroser Team HRC, Tim Gajser, mengaku butuh waktu untuk membiasakan diri dengan trek MXGP Portugal yang berlokasi di Agueda.

Gajser Butuh Waktu untuk Terbiasa dengan Lintasan MXGP Portugal

Tren positif Gajser di awal musim 2022 akhirnya terhenti di Portugal. Itu setelah ia dikalahkan oleh kroser Red Bull GasGas Factory Racing, Jorge Prado.

Gajser terlihat cukup kesulitan saat turun di Race 1 dan Race 2 MXGP Portugal. Pada Race 1, ia bahkan sempat tercecer di P8 selepsa start.

Pembalap asal Slovenia itu lalu terlihat mati-matian saat hendak menyalip Pauls Jonass untuk mengabil alih posisi keenam. Namun, setelah berhasil menyusul rivalnya, sang kroser bisa mengamankan podium.

Dalam Race 2, laju Gajser terlihat lebih baik. Pembalap berusia 25 tahun itu bahkan bisa berada di depan Jonass, Glenn Coldenhoff, serta Jeremy Seewer. Berada di P2 untuk sementara waktu, Gajser fokus mengejar Prado yang ada di depannya.

Gajser kemudian mencatatkan dua fastest lap berturut-turut, menjadi bukti bahwa performa jawara MXGP 2016 dan 2020 itu memang berkembang seiring berjalannya balapan.

Saat Gajser dan Prado melewati garis start untuk masuk ke lap keenam, keduanya terpaut 0,729 detik. Setelah menemukan momen yang pas, Gajser melakukan manuvernya di bagian dalam Prado dan mengambil alih tempat pertama.

Baca Juga:

Melihat hal tersebut, kroser yang juga sempat menjadi juara MX2 2015 itu mengaku dirinya memang kesulitan di awal balapan. Ia membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi dengan lintasan MXGP Portugal.

"Hari yang bagus bagi saya. Di Race 1 performa saya memang sedikit menurun, saya tidak memiliki start yang bagus, jadi saya kesulitan di barisan belakang," tutur Gajser di situs resmi MXGP.

"Tapi, setelah balapan berjalan 10 menit, saya akhirnya bisa menemukan racing line yang bagus. Saya mulai menyalip pembalap-pembalap lain dan itu bagus.

"Sayangnya, dua kroser di depan saya pada saat Race 1 sudah membuat keunggulan yang besar. Jadi, sulit untuk mengejar mereka.

"Sementara di Race 2, saya memulai balapan dengan lebih baik. Saya berada tepat di belakang Jorge (Prado). Saya juga bisa menemukan lagi garis balap saya, dan lebih cepat dalam melakukan overtake. Jadi saya senang akan hal itu."

Gajser meraih tiga kemenangan beruntun di awal musim ini. Ia menjadi pemenang keseluruhan di MXGP Inggris, MXGP Lombardia dan MXGP Argentina.

Kini, usai dominasinya itu dihentikan Prado, Gajser langsung mengalihkan fokusnya ke seri berikutnya MXGP Trentino, yang akan berlangsung pada 10 April akhir pekan ini.

dibagikan
komentar

Menang di Portugal, Prado Ternyata Tertekan Sepanjang Balapan

Tom Vialle Lebih dari Puas Menangi MX2 Portugal