Kawasaki Segera Tarik Dukungan untuk Tim Pabrikan di MXGP

Kawasaki diyakini berencana meninjau ulang keterlibatan mereka di Kejuaraan Dunia Motocross mulai akhir musim ini.

Kawasaki Segera Tarik Dukungan untuk Tim Pabrikan di MXGP

Kabar mengejutkan datang pada Rabu (21/7/2021) malam. Kawasaki tidak akan lagi terlibat dalam Kejuaaraan Dunia Motocross mulai akhir tahun ini. Pabrikan asal Jepang itu sudah sepakat mengakhiri kerja sama dengan MX.ESCA B.V pada akhir MXGP 2021 ini.

“Kawasaki Motors Europe dan Kawasaki Heavy Industries mengumumkan bahwa 2021 akan menjadi musim terakhir di Kejuaraan Dunia Motocross bekerja sama dengan MX ESCA yang turun dengan bendera Kawasaki Racing Team Europe,” demikian pernyataan resmi yang dikeluarkan Kawasaki.

“Kerja sama yang telah berjalan selama 13 musim ini secara resmi akan selesai pada akhir musim ini, atau saat selesainya Kejuaraan Dunia Motocross MXGP 2021.”

Selama ini, tim pabrikan Monster Energy Kawasaki Racing Team dijalankan oleh MX. ESCA B.V. Semua keperluan mulai dari bengkel, fasilitas, hingga kru dan mekanik, dirintis oleh Jan de Groot, yang wafat pada 2007 lalu, dipusatkan di Schijndel, Belanda.

Selama ini, hubungan Kawasaki dengan MX. ESCA B.V memang baik-baik saja. Tetapi, pengumuman mengejutkan ini menjadi tanda berakhirnya satu dekade tim pabrikan Kawasaki berkiprah di Kejuaraan Dunia Motocross.

Kawasaki memang belum menegaskan apakah bakal benar-benar mundur dari Kejuaraan Dunia Motocross seperti yang dilakukan Suzuki pada akhir 2017 lalu, atau tidak. Tentu otoritas motocross dan tidak ingin Kawasaki benar-benar meninggalkan paddock.

Rumor yang beredar menyebut, Husqvarna yang menurunkan tim pabrikan di MXGP dan dijalankan IceOne Racing, saat ini sedang bermasalah. Kabarnya, IceOne diam-diam sudah berbicara dengan Kawasaki untuk menggantikan posisi MX ESCA.

Jika negosiasi antara IceOne dan Kawasaki sudah berlangsung dan mencapai kesepakatan, itu berarti Kawasaki akan tetap memberikan dukungan penuh dan hanya tim yang menjalankan yang berubah.

Belum lama ini, pabrikan asal Inggris, Triumph, siap memproduksi motor-motor berbau off-road baik motocross maupun enduro. Kendati belum menentukan komitmen, satu lagi pabrikan asal Eropa diyakini berencana turun di Kejuaraan Dunia Motocross.

Arminas Jasikonis, Rockstar Husqvarna Factory Racing

Arminas Jasikonis, Rockstar Husqvarna Factory Racing

Foto oleh: Juan Pablo Acevedo

Selain Kawasaki yang belum jelas apakah akan mundur total atau masih mendukung tim di MXGP maupun MX2, nasib para kroser mereka pun menjadi sulit ditebak.

Kontrak Romain Febvre di tim pabrikan Kawasaki akan berakhir setelah musim ini. Juara dunia MXGP 2015 itu belum memiliki kontrak untuk musim 2022.

Tetapi melihat performanya yang kini tengah bersaing merebut gelar, kroser asal Prancis itu sepertinya bakal dipertahankan. Dengan catatan, jika IceOne sudah sepakat dengan Kawasaki.

Sementara, rekan setim Febvre, Ivo Monticelli, tidak diketahui berapa tahun mengikat kontrak dengan skuad pabrikan Kawasaki. Biasanya, kroser sekelas dirinya dikontrak setahun. Namun sumber lain menyebut Monticelli diikat langsung oleh Kawasaki selama dua tahun.

Baca Juga:

Masa depan duet kroser tim pabrikan Husqvarna, Thomas Kjer Olsen dan Arminas Jasikonis, juga menjadi belum pasti. Olsen menandatangani kontrak dua tahun di MXGP bersama Husqvarna.

Bila IceOne memutuskan hubungan dengan Husqvarna, kroser asal Denmark itu sepertinya akan kembali ke tim Nestaan yang dikabarkan akan menurunkan skuad di MXGP dan MX2, tahun depan. Olsen sendiri cukup hebat saat masih turun di kelas MX2.

Sementara untuk Jasikonis, saat ini kroser asal Lithuania tersebut tidak memiliki kontrak untuk musim 2022.

dibagikan
komentar
Pinggul Terlindas, Seewer Beruntung Mampu Lanjutkan Lomba

Artikel sebelumnya

Pinggul Terlindas, Seewer Beruntung Mampu Lanjutkan Lomba

Artikel berikutnya

Pemulihan Cedera Bahu, Herlings Lewatkan MXGP Ceko

Pemulihan Cedera Bahu, Herlings Lewatkan MXGP Ceko
Muat komentar