Kawasaki Tunjuk Mathys Boisrame Gantikan Ivo Monticelli di MXGP

Tim pabrikan Kawasaki di MXGP bereaksi atas cederanya Ivo Monticelli dengan menunjuk Mathys Boisrame sebagai pengganti mulai akhir pekan ini.

Kawasaki Tunjuk Mathys Boisrame Gantikan Ivo Monticelli di MXGP

Penunjukan tersebut tidak lepas dari performa impresif Mathys Boisrame yang kerap naik podium di kategori MX2 di atas Kawasaki KX250 milik Tim F&H Racing. Kroser asal Prancis tersebut juga tampil bagus untuk tim negaranya pada Motocross of Nations (MXoN), akhir pekan lalu.

Seperti diketahui, Romain Febvre turun seorang diri untuk Monster Energy Kawasaki Racing Team di MXGP Sardinia lalu karena Monticelli (26 tahun) harus menjalani operasi pada bahunya.

Menjelang akhir musim yang krusial yang dimulai di MXGP Jerman, Kawasaki pun langsung menunjuk Boisrame (23 tahun). Praktis, ia akan menggantikan Monticelli mulai di Teutschenthal, akhir pekan ini (1-3/10/2021), sampai musim selesai.

Seperti banyak kroser lain di kelas MX2, Boisrame tentu berambisi ingin promosi ke MXGP untuk bertarung dengan para kroser terbaik di kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Motocross tersebut.

Karena itulah meskipun pernah mengalami cedera lutut pada pertengahan musim ini, Boisrame sudah tidak sabar untuk kali pertama menggeber Kawasaki KX450-SR di Teutschenthal.

Mathys Boisrame, F&H Kawasaki MX2 Racing Team

Mathys Boisrame, F&H Kawasaki MX2 Racing Team

Foto oleh: KRT Pascal Huadiquert

“Pertama, saya berterima kasih kepada Nathalie dan Harry Fase yang dua tahun terakhir banyak membantu saya. Juga untuk Marc de Reuver yang tidak hanya membimbing dengan keras tetapi juga pelatih yang sangat menginspirasi saya,” ujar Boisrame.

“Saya mengalami penurunan signifikan dan berada di posisi ke-10 klasemen MX2 bukanlah target kami. Jadi, mereka senang saya bisa naik ke kelas 450 dan bekerja sama dengan Kawasaki Motor Europe untuk memfasilitasi transisi saya ini.

Kampiun EMX (Kejuaraan Motocross Eropa) 250 pada 2018 itu juga merasa terhormat karena Kawasaki Racing Team yang dijalankan Thierry Suzzoni dan Vince Bereni dari MX Esca memberikan kepercayaan kepadanya.

“Saya akan berusaha keras menjadi pengganti Monticelli yang baik sampai akhir musim nanti. Tidak ada yang lebih baik selain segera memulai MXGP. Saya merasa seperti di surga saat ini,” kata Boisrame.  

Kendati pernah mengalami cedera lutut pada pertengahan musim, Boisrame telah menujukkan dirinya tidak hanya memiliki kecepatan tetapi juga tipe kroser yang taktis. Tiga tahun bersama Tim F&H menjadi salah satu referensi baginya untuk naik ke MXGP.

Baca Juga:

“MX Esca senang bisa memberikan Mathys kesempatan untuk mengendarai Kawasaki KX450-SR. F&H sudah sangat membantu perkembangannya dalam dua tahu terakhir,” tutur Vincent Bereni, Manajer Tim MX Esca.

“Dengan memberinya kesempatan turun, kami bisa melihat seberapa profesional dan seperti apa dedikasi Mathys untuk F&H dan saya berterima kasih kepada mereka.

“Kami sendiri takkan memaksa Mathys untuk langsung cepat. Mengenal motor MX2 ke MXGP sangat penting. Itulah sebabnya kami ingin membuatnya nyaman terlebih dulu dengan motor dan memberinya masukan agar ia selalu siap setiap pekan.”

Dengan debut di MXGP Jerman, Mathys Boisrame berarti akan turun di delapan putaran (16 race) terakhir MXGP 2021.

Jika melihat posisi Romain Febvre yang kini berada di peringkat ketiga klasemen, bisa diperkirakan tugas awal Mathys Boisrame adalah membantu komptariotnya (sesama dari Prancis) itu untuk merebut gelar MXGP kedua setelah 2015.

 

dibagikan
komentar
Tim Gajser Siap Turun di Lintasan Hard Pack Teutschenthal

Artikel sebelumnya

Tim Gajser Siap Turun di Lintasan Hard Pack Teutschenthal

Artikel berikutnya

Hasil Race 1 MXGP Jerman: Duel KTM, Prado Atasi Perlawanan Herlings

Hasil Race 1 MXGP Jerman: Duel KTM, Prado Atasi Perlawanan Herlings
Muat komentar