Kroser dukung pembatalan Race 2 MXGP Indonesia

dibagikan
komentar
Kroser dukung pembatalan Race 2 MXGP Indonesia
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
5 Mar 2017 16.30

Pembatalan Race 2 MXGP Indonesia di Pangkal Pinang mendapat dukungan dari sejumlah kroser. Pasalnya, trek berlumpur memang begitu menyulitkan, dan bahkan dianggap cukup berbahaya.

Cuaca hujan dan kondisi trek yang berlumpur pekat, menjadi tantangan berat bagi para kroser saat Race 1. Race Direction akhirnya mengeluarkan keputusan untuk membatalkan Race 2, menyusul kondisi trek yang dianggap tidak memungkinkan untuk digunakan balapan.

Sebelumnya, Race 2 kelas MX2 dihentikan sebelum waktunya, menyusul Red Flag yang dikibaskan Marshal – tepatnya usai lima kroser terjebak di lumpur dan tidak dapat melanjutkan balapan.

Berikut adalah komentar dari para kroser terkait pembatalan Race 2 MXGP Indonesia:

Shaun Simpson, Wilvo Yamaha MXGP

“Trek sempurna, hanya hujan yang membuat trek jadi menyulitkan para pembalap. Semoga tahun depan tidak hujan agar Grand Prix bisa berjalan sangat baik di Indonesia. 

“Ya, saya merasa sedih. Tapi pada saat yang sama, kami harus memperhatikan keselamatan para pembalap. Jika tidak memungkinkan untuk balapan, maka sulit dilakukan. Ini bukan keputusan saya, tapi saya berhasil memenangi balapan, dan saya sangat senang.”

Shaun Simpson, Wilvo Yamaha MXGP
Shaun Simpson, Wilvo Yamaha MXGP

Foto oleh: Youthstream

Tim Gajser, Team HRC MXGP

“Sebenarnya, sepanjang akhir pekan ini benar-benar berantakan karena sering hujan. Kondisi trek bukan yang terbaik. Menurut saya, ini keputusan yang baik untuk membatalkan Race 2. Mereka tidak membiarkan kami balapan karena kondisi trek banyak lumpur. Anda bisa lihat sendiri dari Race 2 MX2 yang sangat sulit.

“Saya tidak merasa (dalam performa terbaik) saat Race 1. Tapi saya mampu meraup beberapa poin yang penting untuk kejuaraan. Saya benar-benar menantikan seri berikutnya di Argentina.”

Tim Gajser, Team HRC MXGP
Tim Gajser, Team HRC MXGP

Foto oleh: Honda Racing

Glenn Coldenhoff, Red Bull KTM Factory Racing

“Bukan waktu yang tepat untuk balapan, karena musim hujan. Pada akhirnya mereka (Race Direction) harus membatalkan Race 2. Menurut saya, itu adalah keputusan yang baik, karena kondisi trek cukup berbahaya dan juga demi alasan keselamatan. Bukan hanya untuk pembalap, tapi juga cukup berbahaya bagi semua orang (Marshal) yang ada di luar sana membantu kami. Jadi, itu keputusan yang baik.”

Glenn Coldenhoff, Red Bull KTM Factory Racing
Glenn Coldenhoff, Red Bull KTM Factory Racing

Foto oleh: Adriano Dondi

Aldi Lazaroni, Team Merah Putih

“Menurut saya, itu keputusan tepat. Kondisi trek yang berlumpur memang sangat menyulitkan para pembalap. Beberapa pembalap Eropa bahkan terjebak. Saya sendiri merasa beruntung bisa menyalip mereka dan finis balapan. 

“Sebenarnya, kondisi trek sejak Sabtu juga boleh dibilang sudah tidak kondusif, karena hujan turun dan lumpur yang tebal di trek. Saat sesi Free Practice pada pagi hari, saya hanya menempuh dua lap, karena sangat sulit untuk mengendarai motor dan menembus pekatnya trek berlumpur.”

Aldi Lazaroni, Tim Merah Putih saat sesi Free Practice
Aldi Lazaroni, Tim Merah Putih saat sesi Free Practice

Foto oleh: Godzy

Artikel MXGP berikutnya
Hujan dan trek berlumpur, Race 2 MXGP Indonesia dibatalkan

Artikel sebelumnya

Hujan dan trek berlumpur, Race 2 MXGP Indonesia dibatalkan

Next article

VIDEO: Aksi-aksi seru MXGP Indonesia

VIDEO: Aksi-aksi seru MXGP Indonesia
Load comments