Musim Perdana MXGP, Olsen Pede Mampu Lima Besar

Thomas Kjer Olsen akan menjalani musim pertama di kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Motocross, MXGP. Namun, kroser Tim Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing itu percaya diri (pede) mampu menembus lima besar.

Musim Perdana MXGP, Olsen Pede Mampu Lima Besar

MXGP 2021 akan menjadi musim perdana bagi Thomas Kjer Olsen di kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Motocross. Setelah empat musim turun di kelas MX2 bersama Husqvarna, kroser asal Denmark, 23 tahun, itu memang sudah pantas diberi kesempatan naik ke MXGP.

Tidak tanggung-tanggung, Olsen langsung ditarik ke skuad pabrikan Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing untuk turun di MXGP mendampingi Arminas Jasikonis yang akan menjalani musim ketiganya bersama pabrikan motor asal Swedia tersebut.

Performa Olsen di kelas MX2 sejak 2016 memang impresif. Tidak pernah menggunakan motor selain Husqvarna, Olsen berhasil memenangi lima lomba (round) – dua di antaranya pada musim 2020 lalu – dan 14 race.

Hasilnya, Olsen mampu menempati peringkat ketiga klasemen akhir MX2 pada 2017 dan 2018. Setahun kemudian, Olsen menjadi runner-up pada 2019.   

Menjelang turun di MXGP 2021, Olsen berhasil enam kali naik podium di MX2 musim lalu, termasuk dua kemenangan lomba secara beruntun di Italia, yakni Lombardia dan Citta di Mantova. Olsen pun finis di P6 klasemen akhir MX2 2020.

“Musim ini sudah saya tunggu karena saya akan naik ke kelas MXGP. Hasil tes saya sepanjang musim dingin lalu positif,” ucap Olsen seperti dikutip dari laman resmi mxgp.com.

Kroser yang juga akrab disapa TKO (dari huruf pertama tiga kata namanya) tersebut juga mengaku mulai terbiasa dengan motor barunya, Husqvarna FC 450. Olsen menjelaskan ia hanya butuh waktu sebentar untuk beradaptasi.

Baca Juga:

Olsen juga sudah mendapatkan feeling dengan tunggangan barunya. Untuk FC 450 ini, tantangan utama yang harus diatas TKO adalah tenaga yang jauh lebih besar dibanding motornya di MX2, Husqvarna FC 250.

“Dengan progres yang kami buat saat persiapan, meskipun saya baru akan menjalani musim pertama di MXGP, saya percaya mampu bersaing di lima besar,” ucap Olsen.

“Tentu saja banyak kroser hebat di MXGP dan itu bakal menyulitkan saya. Namun, saya sudah siap menghadapi tantangan tersebut dan sudah tidak sabar untuk turun pada lomba pertama.”

Musim lalu, hasil akhir Husqvarna hanyalah menempatkan Arminas Jasikonis di P13 klasemen akhir. Kroser asal Lithuania tersebut sempat berada di P3 klasemen umum usai putaran kedua.

Setelah MXGP 2020 dihentikan sementara karena pandemi Covid-19, Jasikonis mampu memenangi race 2 lomba keempat, MXGP Riga di Latvia pada pertengahan Agustus. Ia lalu menjadi runner-up pada lomba kelima di Kegums, masih di Latvia.

Jasikonis masih mampu konsisten bersaing podium hingga mengalami cedera serius pada race 2 lomba kesembilan, MXGP Lombardia, yang membuatnya tidak bisa menyelesaikan total 18 balapan musim lalu.

Kini, Arminas Jasikonis yang sudah pulih menargetkan mampu finis podium di setiap balapan. MXGP 2021 rencananya akan digelar dalam 19 balapan, termasuk dua di Indonesia (Borodubur dan Bali) dan akan dimulai pada 23 Mei mendatang di Oss, Belanda.  

 

dibagikan
komentar
Coldenhoff: Saya Terkejut dengan Keseriusan Dovizioso pada Motocross

Artikel sebelumnya

Coldenhoff: Saya Terkejut dengan Keseriusan Dovizioso pada Motocross

Artikel berikutnya

Legenda MXGP Masih Penasaran Tambah Titel Juara

Legenda MXGP Masih Penasaran Tambah Titel Juara
Muat komentar