Perpanjang Kontrak, KTM Proyeksikan Tom Vialle ke MXGP pada 2023

Juara dunia bertahan MX2 Tom Vialle akan tetap berada di Red Bull KTM Factory Racing untuk empat tahun ke depan dan akan turun di MXGP pada 2023.

Perpanjang Kontrak, KTM Proyeksikan Tom Vialle ke MXGP pada 2023

Tom Vialle resmi memperpanjang kontrak dengan KTM pada Jumat (8/10/2021). Tahun depan, ia masih akan menggeber KTM 250 SX-F milik tim pabrikan asal Austria itu di kategori MX2 pada Kejuaraan Dunia Motocross 2022 sebelum turun di MXGP pada 2023.

Dalam kontrak barunya, Vialle masih ditargetkan untuk merebut gelar MX2 pada 2022. Ia juga akan membantu pengembangan generasi terbaru KTM 250 SX-F.

Kroser #28 itu nantinya juga akan debut di atas KTM 450 SX-F di MXGP pada 2023, serta akan belajar teknik maupun beradaptasi dengan tim di kelas utama. Kontrak Vialle di KTM baru akan habis pada akhir 2025.

“Saya sangat senang bisa melanjutkan kerja sama dengan KTM. Saya juga berterima kasih kepada Robert (Jonas, Wakil Presiden Motorsports Offroad KTM) dan Pit (Beirer, Direktur Motorsport KTM) atas pengertian mereka terkait kondisi saya,” ucap Vialle seperti dikutip dari laman resmi tim.

“Saya memang berharap bisa paling tidak setahun lagi di MX2 karena mengalami nasih buruk tahun ini. Saya juga merasa nyaman bersama tim – Dirk, Joel, Valentina, Harry, dan seluruh kru – dan saya ingin tetap bersama mereka.

Tom Vialle, Red Bull KTM Factory Racing

Tom Vialle, Red Bull KTM Factory Racing

Foto oleh: Ray Archer

“Keputusan (perpanjangan kontrak) ini sangat mudah. KTM adalah tim pertama saya. Mereka adalah orang-orang yang percaya dengan kemampuan saya. Jadi, saya merasa sangat bersyukur,” tutur Vialle.

Kroser asal Prancis, 20 tahun, tersebut menunjukkan performa impresif di kelas MX2 musim ini. Ia sudah memenangi empat Grand Prix musim ini. Tiga kemenangan bahkan dibuatnya dalam empat putaran terakhir: Turki, Afyon, dan Sardinia.   

Setelah mengalami patah tangan kanan pada awal musim, Vialle mampu melesat di klasemen dari peringkat ke-11 menjadi kelima dengan tujuh putaran tersisa.

Dengan maksimal 350 poin yang bisa direbut dalam tujuh balapan terakhir, Vialle yang kini tertinggal 126 poin dari kompatriotnya, Maxime Renaux (Monster Energy Yamaha Factory MX2 Team), masih sangat mungkin merebut gelar juara dunia keduanya, tahun ini.  

Setelah bergabung ke skuad Red Bull KTM sebagai rookie MX2 pada 2019, Tom Vialle telah membuat kemajuan sangat pesat.

Baca Juga:

Perkembangan dari sisi teknis, fisik, racecraft – meliputi latihan, kualifikasi, teknik start, kecepatan balap, dan lain-lain – dibuktikan dengan hasil lomba dan gelar juara dunia MX2 2020.

“Saat Tom datang ke Red Bull KTM, ia diberi kesempatan untuk menunjukkan apa yang bisa dilakukannya. Ia memanfaatkan peluang itu dengan bekerja keras, mendengarkan, belajar, dan beradaptasi,” ujar Jonas.

“Menurut saya ia contoh bagus buat para kroser muda yang ingin maju dengan cepat. Ia sangat percaya kepada orang-orang seperti Joel Smets dan Dirk Gruebel, kami sangat senang melihat bagaimana caranya berkembang dan menjadi salah satu kroser kuat di atas KTM 250 SX-F.”

Jonas juga mengaku senang bisa melanjutkan kerja sama dengan Tom Vialle. “Sungguh fantastis bisa melanjutkan proyek jangka panjang bersama Tom Vialle untuk dua musim terakhirnya di MX2 dan memasuki MXGP,” tutur Jonas.

dibagikan
komentar
Jadwal Balapan Pekan Ini: F1, MXGP sampai Penentuan Juara DTM

Artikel sebelumnya

Jadwal Balapan Pekan Ini: F1, MXGP sampai Penentuan Juara DTM

Artikel berikutnya

Jeffrey Herlings Minta Jorge Prado Introspeksi Usai Insiden MXGP Jerman

Jeffrey Herlings Minta Jorge Prado Introspeksi Usai Insiden MXGP Jerman
Muat komentar