Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Team HRC ke Mantova dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Tim Gajser dan Mitch Evans sangat optimistis menghadapi putaran kedua Kejuaraan Dunia MXGP 2022, akhir pekan ini.

Tim Gajser, Team HRC

Hasil memuaskan pada lomba perdana Kejuaraan Dunia MXGP di Matterley Basin, Inggris, akhir pekan lalu, membuat Team Honda Racing Corporation (HRC) percaya diri untuk menghadapi balapan berikutnya pada akhir pekan ini.

Seri kedua, MXGP Lombardia, dijadwalkan bakal berlangsung di Sirkuit Mantova, Italia, pada Sabtu-Minggu (5-6/3/2022). Duo Team HRC Tim Gajser dan Mitch Evans kenal betul dengan trek sepanjang 1,660 km dengan tipe medan berpasir keras (hard sand) tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, sirkuit di sebelah utara Italia tersebut tercatat menjadi tuan rumah ajang balap motocross dunia. Lomba beruntun seperti double-header, triple-header, dan bahkan balapan-balapan untuk pramusim MXGP.

Gajser memiliki sejumlah pengalaman manis dan pahit di sana. Terakhir, ia harus rela kehilangan kesempatan untuk merebut gelar juara dunia motocross kelima – setelah MX2 2015 serta MXGP 2016, 2019, 2020 – di sana.

Pada MXGP 2021 lalu, Mantova menjadi tuan rumah dua balapan terakhir beruntun, MXGP Lombardia dan MXGP Citta di Mantova. Pada balapan terakhir, Tim Gajser harus puas finis di posisi kedua di belakang Jeffrey Herlings (Red Bull KTM Factory Racing).

Baca Juga:

Alhasil, kroser asal Slovenia tersebut berada di peringkat ketiga klasemen akhir MXGP 2021 di bawah Herlings dan Romain Febvre (Kawasaki Racing Team MXGP).

Kini, motivasi kroser bernomor #243 itu tengah berlipat menyusul keberhasilannya menjadi kroser terbaik pada seri pertama di Matterley Basin. Dari dua race pada MXGP Inggris tersebut, Gajser mampu finis 1-2 sehingga mengoleksi 47 poin.

Hasil tersebut membuat Gajser berada di puncak klasemen kelas MXGP. Tidak itu saja. Di Mantova nanti ia juga mengincar kemenangan Grand Prix yang ke-35 seusai sukses di Inggris lalu.

“Matterley Basin menjadi awalan bagus musim ini. Tetapi, masih banyak yang harus kami kerjakan dan kembangkan,” tutur Gajser seperti dikutip laman resmi HRC.

“Tahun lalu strategi dan taktik kami berjalan tidak sempurna di Mantova. Kendati begitu, saya juga pernah memiliki sejumlah momen bagus di sana. Yang pasti, pikiran dan motivasi saya dalam kondisi positif untuk Mantova nanti menyusul hasil bagus di Matterley Basin.”

Mitch Evans, Honda MXGP

Mitch Evans, Honda MXGP

Foto oleh: Team HRC / Shot by Bavo

Sementara itu, target rekan setim Gajser, Mitch Evans, agak berbeda. Setelah absen sepanjang MXGP 2021, kroser asal Australia tersebut mengaku hanya ingin nyaman dahulu di atas motor.

Keinginan Evans tersebut memang beralasan jika melihat hasil lomba di Matterley Basin. Ia hanya berada di P20 MXGP Inggris setelah hanya merebut empat poin hasil finis P18 pada Race 1 dan tidak finis di Race 2.

Meskipun begitu, Evans memiliki pengalaman manis di Mantova, tepatnya saat memenangi Internazionali d’Italia 2020. Mengacu kondisi fisiknya saat ini, Evans menyebut siap bersaing untuk finis podium atau minimal tembus lima besar.

“Hasil di Matterley Basin jelas tidak bagus. Tetapi jika melihat saya 15 bulan absen di MXGP, hasil tersebut sebuah kemajuan. Kini saya memiliki pijakan untuk melangkah dan tahu bila Mantova pada akhir pekan ini bisa menjadi awal yang bagus,” ucap Evans.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Tim Gajser Terpilih Jadi Kroser Terbaik di MXGP Inggris
Artikel berikutnya Tim Gajser Tatap MXGP 2022 dengan Percaya Diri

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia