Tensi Persaingan Kelas MXGP Bakal Meningkat di Sardinia

Lomba putaran ke-10 Kejuaraan Dunia Motocross 2021 diyakini akan berlangsung panas pada Minggu (19/9/2021) besok.

Tensi Persaingan Kelas MXGP Bakal Meningkat di Sardinia

Seri Kejuaraan Dunia Motocross 2021 memang masih memiliki sembilan lomba ke depan, termasuk MXGP Sardinia yang akan berlangsung akhir pekan ini. Namun, para kroser elite di kategori paling bergengsi, MXGP, tidak bisa bersantai kendati sejenak.

Tim Gajser (Team HRC) memang masih memimpin. Tetapi, menjelang MXGP Sardinia, gapnya dengan peringkat kelima yang diisi Jorge Prado (Red Bull KTM Factory Racing) hanya 40 poin.

Kini, Gajser hanya unggul 28 poin atas Romain Febvre (Monster Energy Kawasaki Racing Team) di peringkat kedua klasemen. Sementara, dua rekan setim Prado, Antonio “Tony” Cairoli dan Jeffrey Herlings masing-masing hanya tertinggal 29 dan 34 poin.

Gajser – juara dunia empat kali (MX2 2015 dan MXGP 2016, 2019, 2020) – yang kondisinya dipertanyakan setelah kabarnya terjatuh ketika berlatih di Kroasia hingga tulang selangkanya retak, harus menghadapi empat kroser yang juga pernah juara dunia.

Baca Juga:

Persaingan di Sirkuit Riola Sardo nanti dipastikan bertambah panas mengingat sejauh musim ini berjalan, tidak ada kroser yang benar-benar mendominasi lomba.

Romain Fevbre cukup stabil meskipun cenderung sulit ditebak. Dari 18 race (dalam sembilan putaran) yang sudah digelar, kampiun MXGP 2015 itu baru memenangi dua serta menjadi yang terbaik overall (menang GP) pada MXGP Flanders di Lommel, Belgia.

Kampiun MXGP tujuh kali – MX1 2009, 2010, 2011, 2012, 2013; MXGP 2014, 2017 – Tony Cairoli, diyakini mampu tampil lebih lepas di Riola Sardo, setelah memastikan bakal pensiun pada akhir musim ini.

Kendati akan genap 36 tahun dalam beberapa pekan lagi, Cairoli terbukti mampu menyulitkan Gajser, Febvre, Herlings, hingga Prado, yang jauh lebih muda. Seperti Febvre, musim ini Cairoli juga baru memenangi satu GP (Inggris) dan tiga race.  

Berdasarkan pengalamannya yang segudang, Cairoli tahu bagaimana mengoptimalkan performa musim yang sangat menuntut semua faktor tetap prima karena seri yang dimampatkan ini.

Tony Cairoli, Red Bull KTM Factory Racing

Tony Cairoli, Red Bull KTM Factory Racing

Foto oleh: Ray Archer

“Tentu, memaksimalkan energi, khususnya saat menghadapi berbagai jenis trek, baik yang teknis dan keras, maupun tidak cepat dan tak keras,” ucap Cairoli.

“Untuk trek yang seperti ini (tidak keras dan cepat), saya biasa memanfatkan teknik untuk tidak menghabiskan banyak energi. Ada beberapa area yang bisa saya manfaatkan untuk beristirahat dan tempat saya harus menekan.”

Bila Jorge Prado mengalami penurunan sepanjang double-header Turki hingga posisinya di klasemen merosot dari kedua menjadi kelima, sebaliknya bagi Jeffrey Herlings.

Juara dunia MXGP 2018 asal Belanda itu berhasil memenangi dua GP di Turki untuk memperkecil gap dengan Gajser dari 43 menjadi 34 poin. Selain podium utama di dua MXGP di Turki, musim ini The Bullet juga sudah memenangi MXGP Italia.

Di lintasan berpasir tebal Riola Sardo nanti, Herlings menjadi salah satu yang difavoritkan untuk menang. Namun, melihat meratanya kekuatan kelima kroser teratas klasemen, memang tidak bisa dimungkiri bila MXGP Sardinia nanti akan berlangsung sangat panas.

Jeffrey Herlings, Red Bull KTM Factory Racing

Jeffrey Herlings, Red Bull KTM Factory Racing

Foto oleh: Ray Archer

dibagikan
komentar
Kebugaran Tim Gajser Diragukan di MXGP Sardinia

Artikel sebelumnya

Kebugaran Tim Gajser Diragukan di MXGP Sardinia

Artikel berikutnya

Hasil Race 1 MXGP Sardinia: Herlings Menang Mudah, Gajser P19

Hasil Race 1 MXGP Sardinia: Herlings Menang Mudah, Gajser P19
Muat komentar