Triumph Siap Turun di Motocross dan Enduro

Triumph mengungkapkan bila pengembangan beberapa varian motor baru untuk turun di kejuaraan dunia motocross dan enduro berlangsung sesuai rencana.

Triumph Siap Turun di Motocross dan Enduro

Belum lama ini, pabrikan asal Inggris tersebut mengungkapkan bakal menambah ajang kompetisi balap motor dunia yang diikuti dengan turun di motocross dan enduro. Hal itu dilakukan seiring dengan pengembangan produk-produk untuk ajang tersebut.

Untuk mendukung keikutsertaan di kejuaraan motocross dan enduro dunia, Triumph tidak hanya akan membuat program balap baru tetapi juga siap berkomitmen untuk kedua ajang ini.

“Pengumuman hari ini menandai dimulainya babak baru Triumph. Kami semua di Triumph akan sangat bangga untuk ambil bagian di dalamnya,” kata Nick Bloor selaku CEO Triumph Motorcycles Ltd, seperti dikutipp dari laman resmi Triumph.

“Kami berkomitmen 100% untuk memberikan impak besar pada kompetisi dengan persaingan sengit seperti di motocross dan enduro, dengan satu ambisi, yakni membuat varian motor-motor kompetitif untuk semua generasi pemakai Triumph.”

Demi memuluskan program untuk motocross dan enduro ini, Triumph menggaet dua nama besar di motorcross dan enduro, Ricky Carmichael dan Ivan Cervantes.

Carmichael adalah kampiun AMA Motocross 450cc tujuh kali (1999, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2006) dan AMA Supercross 450cc lima kali (2001, 2002, 2003, 2005, 2006). Sedangkan Cervantes adalah kampiun FIM World Enduro Championship empat kali (2005, 2006, 2007, 2009).

Keduanya bergabung dengan Triumph tidak hanya membantu riset dan pengembangan motor-motor untuk motocross dan enduro tetapi juga persiapan lainnya untuk balap.

Pengumuman jadwal peluncuran dan pengumuman soal motor yang akan dipakai, program balap, serta produk baru Triumph untuk motocross dan enduro, akan menyusul dalam beberapa bulan mendatang.  

Baca Juga:

“Saya terkejut sekaligus senang bisa bergabung dengan keluarga Triumph. Lebih senang lagi karena akan menjadi bagian dari produk baru mereka untuk off-road,” ucap Carmichael, pria asal Amerika Serikat, 41 tahun.  

“Sebuah kesempatan luar biasa saya bisa bergabung dengan merk bersejarah ini dan merasa terhormat untuk menjadi bagian dari tim yang akan mengembangkan dan memproduksi motor off-road mereka.”

Ikut membangun sebuah motor diakui Carmichael sangat menantang dan menjadi tahapan berbeda sepanjang kariernya. Ia mengakui kagum dengan dedikasi Triumph dan gairah mereka untuk membuat produk-produk berkelas.

“Setiap orang yang bekerja sama dengan saya untuk proyek ini, dari tim teknisi, para desainer, bagian riset dan pengembangan dan lain-lain, semua menunjukkan semangat luar biasa untuk membuat produk hebat. Saya senang bisa berbagi passion dengan mereka.”

Sementara itu, dalam keterangannya, Ivan Cervantes mengaku sudah menyukai Triumph sejak masih kanak-kanak. Ia juga mengaku kerap menyaksikan motor-motor produk dari televisi maupun film.

“Jadi, bisa bekerja sama dengan Triumph sejak awal proyek ini, merupakan kesempatan luar biasa buat saya. Bukan hanya karena bekerja untuk salah satu merek sepeda motor hebat di dunia tetapi karena kami akan membangun sesuatu dari nol. Ini impian setiap pembalap,” kata Cervantes.

Sejak 2019, Triumph menjadi pemasok tunggal mesin motor-motor di Kejuaraan Dunia Moto2. Jika sebelumnya mesin Moto2 menggunakan mesin inline-four 600cc 4-tak DOHC, maka sejak 2019 mereka memakai mesin inline-three 765cc 4-tak DOHC.

 

 

 

dibagikan
komentar
Prado dan Febvre Masih Pimpin Klasemen Holeshot MXGP

Artikel sebelumnya

Prado dan Febvre Masih Pimpin Klasemen Holeshot MXGP

Artikel berikutnya

Pinggul Terlindas, Seewer Beruntung Mampu Lanjutkan Lomba

Pinggul Terlindas, Seewer Beruntung Mampu Lanjutkan Lomba
Muat komentar