Wawancara: Jorge Prado, rookie KTM di kelas MX2

Musim 2017 akan menandai debut penuh rookie Jorge Prado bersama Red Bull KTM Factory Racing di kelas MX2. Dalam usia yang masih terbilang muda, 16 tahun, ia menargetkan masuk lima besar di klasemen akhir.

Wawancara: Jorge Prado, rookie KTM di kelas MX2
MX2: Jorge Prado, KTM 250 SX-F 2017
MX2: Jorge Prado dengan KTM 250 SX-F 2017
MX2 rider Jorge Prado, Red Bull KTM Factory Racing
MX2: Jorge Prado, Red Bull KTM Factory Racing
MX2: Jorge Prado, Red Bull KTM Factory Racing
MX2: Jorge Prado, Red Bull KTM Factory Racing
Red Bull KTM Factory Racing Team
MX2: Jorge Prado berpose dengan KTM 250 SX-F 2017
Joel Smets, KTM Motocross Factory Racing Sports Director with Jorge Prado and Tony Cairoli
MX2: Jorge Prado, Red Bull KTM Factory Racing
MX2: Jorge Prado di Qatar
MX2: Jorge Prado berpose dengan KTM 250 SX-F 2017

Lahir di Lugo, Spanyol pada 2001 silam, ia mulai mengendarai motor dan mengembangkan skill balap dengan latihan ketika menginjak usia 3 tahun. Debutnya di kejuaraan dunia motocross dimulai pada usia 7 tahun.

Pada 2009, Prado memenangi ajang Master Kids 65cc, dan pada 2010, ia sukses menjadi juara motocross Spanyol 65cc. Ia mulai mengoleksi titel internasional prestisius, termasuk juara motocross Eropa dan Dunia 65cc – menjadikannya sebagai juara dunia termuda dan juara dunia termuda kedua di Spanyol – pada 2011.

Musim 2012, Prado hijrah ke kategori 85cc di kejuaraan motocross Spanyol, Eropa dan Dunia bersama pabrikan Austria, KTM. Satu musim berikutnya, ia sukses memenangi kejuaraan motocross di Madrid, Red Bull Give Me Five.

Pada 2015, Prado menambah koleksi gelar juara dengan kesuksesan memenangi kejuaraan motocross Eropa 125cc. Sederet titel yang dikoleksinya pun membuat sosok kroser muda itu mulai diperhatikan pencinta balap motocross.

Tak hanya karier balapnya yang mengkilap, ia juga mencetak prestasi apik dalam olahraga renang. Prado bahkan berhasil menjadi juara renang di Galicia bersama tim Portamina.

Di sela-sela persiapan dan kesibukan seri kedua MXGP Pangkal Pinang, Indonesia akhir pekan lalu, Motorsport.com berkesempatan mewawancarai Prado secara eksklusif. Berikut adalah petikan wawancara singkat dengan rookie Spanyol tersebut:

Bagaimana jelang debut semusim penuh di MX2?

"Sangat bersemangat, karena ini musim pertama saya di kelas MX2. Ya, pastinya akan menarik, karena saya akan berpergian ke luar negeri dan balapan penuh di Eropa. Tentu akan menjadi tantangan yang hebat.

"Sangat penting untuk fokus dan berkonsentrasi pada keseluruhan balapan, karena kejuaraan begitu panjang dan butuh kesabaran untuk menyelesaikan setiap balapan pada musim ini."

Apakah Anda mengubah gaya balap untuk beradaptasi?

"Tidak, saya tidak mengubah (gaya balap) apa pun. Saya hanya berlatih fisik dan fokus pada segi latihan fisik, tapi untuk balapan tidak ada yang berubah."

Apa hal tersulit MX2 dibandingkan kategori balap yang sebelumnya?

"Ya, level persaingan cukup tinggi, karena ini kejuaraan dunia terbaik dalam balap motocross. Kami sudah dekat dengan catatan waktu lap dan itu membuat sangat sulit. Ada perbedaan kecil di antara para pembalap, dan setiap kesalahan kecil bisa mengubah hasil balapan. Tentunya, MX2 ini lebih kompetitif dibandingkan kategori lainnya."

Apakah balapan di seri pembuka Qatar adalah hasil yang diharapkan?

"Saya berharap hasilnya sedikit lebih baik. Tapi kami telah balapan di sana, dan semoga tahun depan hasilnya baik."

[Prado finis ke-21 di Race 1 seri pembuka. Ia lalu menempati posisi finis ke-18 pada hasil akhir Race 2].

Apa target untuk musim ini, selain beradaptasi di kelas MX2?

"Menurut saya, 10 besar akan bagus. Mungkin lima besar. Itu (lima besar) seharusnya akan menjadi hasil yang baik. Saya menargetkan masuk lima besar."

Siapa pembalap yang menurut Anda akan bertarung untuk kejuaraan?

"Rekan setim Pauls Jonass, Jeremy Seewer dan Benoit Paturel...serta saya sendiri, jika bisa balapan dengan baik. Saya pikir semua pembalap sangat dekat, tapi ketiga pembalap ini sudah tentu akan bertarung untuk kejuaraan."

dibagikan
komentar
MXGP Indonesia, Cairoli: Seperti balapan di rumah sendiri

Artikel sebelumnya

MXGP Indonesia, Cairoli: Seperti balapan di rumah sendiri

Artikel berikutnya

Honda berharap MXGP terus digelar di Indonesia

Honda berharap MXGP terus digelar di Indonesia
Muat komentar