Tinggalkan WSSP, Randy Krummenacher Hijrah ke EWC

Randy Krummenacher memutuskan angkat kaki dari World Supersport, dan akan memasuki babak baru di kejuaraan dunia balap ketahanan motor musim depan.

Tinggalkan WSSP, Randy Krummenacher Hijrah ke EWC

Usai kesuksesan merengkuh titel WSSP 2019, Krummenacher dihadapkan pada karier yang berliku. Mulai dari didiskualifikasi di Phillip Island musim 2020, hingga perpisahan kontroversial dengan MV Agusta.

Awal tahun memperkuat EAB Racing, Krummenacher berhasil mengemas podium ketiga di Assen serta kemenangan di Catalunya. Namun, dia kemudian membela CM Racing sebagai pengganti Luca Bernardi.

Pertengahan September lalu, Krummenacher dan EAB Racing resmi berpisah. Akan tetapi, kiprahnya bersama CM Racing rupanya juga tak bertahan lama. Sang pembalap memilih meninggalkan tim.

Sempat dalam ketidakpastian masa depan, Krummenacher akhirnya mencapai kesepatan untuk bergabung ke Wojcik Racing Team. Dia bakal memacu Yamaha YZF-R1 di Endurance World Championship (EWC) 2022.

Baca Juga:

“Saya mengalami beberapa minggu yang sulit. Tapi untungnya, selalu ada ketenangan setelah badai. Setelah kesepakatan dengan Team CM tidak berhasil dan saya memutuskan untuk tidak menandatangani kontrak yang mereka usulkan, saya mulai melihat-lihat dan diberi beberapa peluang,” tuturnya dalam pernyataan tertulis.

“Dan saya meraihnya tentu saja, karena saya pikir saya membutuhkan motivasi baru sekarang, sesuatu yang pasti akan saya temukan di sini. Saya sangat menyukai World Endurance, dan saya dapat katakan ini dengan pasti karena saya berkesempatan menjadi pembalap cadangan di 24 Hours Moto.

“Ada suasana khusus, balapan di malam hari, manajemen waktu. Itu mengasyikkan, paling tidak karena saya akan balapan dengan Yamaha YZF-R1 dari Wojcik Racing Team, yang saya anggap sebagai tim yang sangat hebat baik secara profesional dan secara pribadi.”

Ya, pada gelaran 24 Hours Moto di Le Mans, Krummenacher menjadi rekan setim Gino Rea serta Sheridan Morais untuk Wojcik Racing Team.

Selain mengikuti kejuaraan dunia balap ketahanan motor EWC, pria asal Swiss itu juga bakal berkompetisi di ajang lainnya.

“Saya mungkin akan bersaing di kejuaraan lain juga, tetapi saya tidak bisa mengatakan lebih banyak untuk saat ini,” ucap Krummenacher.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang mendukung saya dan akan terus melanjutkannya, Wojcik Racing Team dan semua orang yang telah membuat proyek baru ini menjadi mungkin.”

 
dibagikan
komentar
Balap Ketahanan Suzuka 8 Hours Kembali Bergulir pada 2022
Artikel sebelumnya

Balap Ketahanan Suzuka 8 Hours Kembali Bergulir pada 2022

Artikel berikutnya

Babak Baru Karier Steven Odendaal, Arungi Balap Ketahanan EWC

Babak Baru Karier Steven Odendaal, Arungi Balap Ketahanan EWC
Muat komentar