Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Arbolino dan Dixon Perpanjang Kontrak di Tim Moto2 Setahun Lagi

Tony Arbolino dan Jake Dixon memperpanjang kontrak dengan tim masing-masing, MarcVDS dan Aspar, selama satu tahun. Sebuah situasi yang mempersulit kepindahan mereka ke MotoGP.

Tony Arbolino, Marc VDS Racing Team

Seperti yang diketahui Motorsport.com, struktur Marc van der Straten, sedang bernegosiasi dengan beberapa kandidat yang telah menawarkan diri untuk menggantikan Arbolino dengan tujuan musim 2024. Namun, mereka akhirnya bertahan dengan pilot Italia itu.

Pembalap berusia 23 tahun tersebut menghadapi musim ketiganya di kategori menengah. Setelah awal yang sangat solid, di mana ia mengumpulkan dua kemenangan dan empat podium dalam tujuh seri pertama, dalam tiga edisi terakhir kehilangan singgasana oleh Pedro Acosta.

Beberapa pekan terakhir, nama Arbolino terdengar nyaring sebagai salah satu kandidat untuk mengambil alih salah satu prototipe MotoGP yang masih belum memiliki pemilik untuk musim depan.

Dalam hal ini, perlu dicatat bahwa perpanjangan perjanjian dengan MarcVDS tidak sepenuhnya menggugurkan kemungkinan bahwa #14 dapat membalap tahun depan di kategori premier, meskipun itu menyulitkan.

Baca Juga:

Dengan manuver ini, MarcVDS memastikan salah satu dari dua hal: salah satu dari klaim utama Moto2, atau adanya klausul pemutusan kontrak.

Namun, sahabat Fabio Quartararo pastinya ingin segera naik kelas. Salah satu tujuan yang tampaknya dimiliki Arbolino adalah Gresini.

Posisi Fabio Di Giannantonio juga terancam oleh Dixon, yang promosinya ke MotoGP akan diterima dengan sangat baik oleh para promotor, yang berencana meningkatkan jumlah penonton televisi dari Inggris.

Hanya saja, pemenang Moto2 Belanda terakhir ini lebih memilih untuk tetap bersatu dengan tim Jorge Martínez Aspar.

Di sisi lain, konfirmasi kepergian Johann Zarco  dari Pramac, yang pada 2024, akan menggantikan Alex Rins di LCR, berarti salah satu dari dua Desmosedici GP24 yang dimiliki Paolo Campinoti masih belum memiliki pemilik.

Logika mengarah pada pemikiran bahwa Marco Bezzecchi akan duduk di sana. Namun, semuanya tampaknya menunjukkan bahwa pembalap dari Rimini itu akan tetap menggunakan VR46, meskipun itu berarti harus melepaskan spesifikasi Ducati terbaru. Jika itu terjadi, maka operasi yang paling koheren akan membuat Franco Morbidelli mengisi kursi di sebelah Jorge Martin di Pramac.

Jake Dixon, GASGAS Aspar Team

Jake Dixon, GASGAS Aspar Team

Photo by: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Retak Tulang Punggung, Binder Khawatirkan Masa Depannya di Moto2
Artikel berikutnya Arbolino: Saya Tak Sabar Kerja Sama Lagi dengan Marc VDS

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia