Bezzecchi Tumpuan Sky Racing Team VR46

Hasil tes pramusim Moto2 2021 di Losail, Qatar, akhir pekan lalu, sungguh kontras bagi dua pembalap Sky Racing Team VR46, Marco Bezzecchi dan Celestino Vietti.

Bezzecchi Tumpuan Sky Racing Team VR46

Dalam waktu lap kombinasi tiga hari tes tersebut, Bezzecchi hanya terpaut 0,013 detik tepat di belakang pencatat waktu tercepat, Sam Lowes (Elf Marc VDS). Tetapi, rekan setim Bezzecchi, Vietti, hanya mampu finis di posisi ke-25, tertinggal 1,253 detik dari Lowes.

Hasil tes sejatinya sudah bisa diprediksi sebelumnya. Moto2 2021 akan menjadi musim ketiga bagi Bezzecchi, atau yang kedua bersama Team VR46. Tahun lalu, Bezzecchi mampu merebut dua kemenangan, tujuh podium, dan satu pole untuk finis di P4 klasemen akhir.

Kepergian rekan setim Bezzecchi, Luca Marini, ke MotoGP pada musim ini membuat satu posisi di Team VR46 diisi Celestino Vietti yang baru berhasil memenangi dua lomba di Moto2 pada 2020 lalu.

Vietti turun di Moto3 sejak 2018 dan selalu bersama Team VR46. Namun karena Valentino Rossi selaku pemilik tim tidak ingin lagi menurunkan tim di Moto3, praktis Vietti menjadi opsi utama pengganti Marini di Moto2 pada 2021 ini.

Baca Juga:

Sebagai rookie, Vietti jelas kalah jam terbang dari Marco Bezzecchi yang sangat konsisten di Moto2 musim lalu hingga menjadi salah satu favorit juara dunia.

Feeling terhadap motor semakin bagus. Saya juga melibas banyak lap dan mampu tetap cepat kendati angin cukup kencang. Hasil ini bagus karena biasanya saya selalu kesulitan jika kondisi trek seperti ini,” ujar Bezzecchi seusai tes yang berakhir Minggu (21/3/2021).

“Saya senang dengan kecepatan motor. Juga karena sebenarnya saya tidak ngotot mengejar waktu lap. Dengan hasil ini, saya tinggal memperbaiki sedikit teknik balap.”

Jika Marco Bezzecchi puas, sebaliknya dengan Celestino Vietti. Dalam tiga hari tes, Vietti masing-masing finis di peringkat 24, 28, dan 25.

Di antara rookie Vietti hanya lebih baik daripada Yari Montella (Beta Tools Speed Up Racing) yang datang dari Kejuaraan Moto2 Eropa dan pembalap 16 tahun asal Belgia, Barry Baltus (NTS RW Racing GP).

Pembalap rookie dari Sky Racing Team VR46, Celestino Vietti, butuh waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan dan teknologi di Moto2.

Pembalap rookie dari Sky Racing Team VR46, Celestino Vietti, butuh waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan dan teknologi di Moto2.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Banyak sekali pekerjaan yang kami lakukan selama tiga hari tes. Saya merasa mampu membuat kemajuan setiap hari. Meskipun masih banyak juga yang harus saya kembangkan,” ujar pembalap asal Italia, 19 tahun, itu.

“Sangat menjengkelkan ketika terjatuh saat simulasi balapan pada Minggu karena saya sebenarnya sudah berusaha keras.”

Manajer Tim Pablo Nieto menilai banyak hasil positif sepanjang tes privat dan resmi Moto2 sepanjang pekan lalu. Nieto menilai kecepatan Marco Bezzecchi sangat bagus saat tes di Valencia (Spanyol) dan Portimao (Portugal) serta di Qatar.

“Sebagai rookie, Celestino Vietti memiliki teknik dan gaya balap tersendiri. Masih banyak yang harus ia kembangkan. Tetapi secara umum tim sudah membantunya dan ia menunjukkan perkembangan bagus,” kata Nieto.

Dua lomba awal Kejuaraan Dunia Moto2 2021 akan digelar berurutan di Sirkuit Internasional Losail, GP Qatar pada akhir pekan ini (26-28/3/2021) dan seminggu kemudian GP Doha (2-4/4/2021).  

 

dibagikan
komentar
Bendsneyder Terus Berprogres dengan Pertamina Mandalika SAG Team

Artikel sebelumnya

Bendsneyder Terus Berprogres dengan Pertamina Mandalika SAG Team

Artikel berikutnya

Bo Bendsneyder Punya Cara Jitu Hadapi Balapan Pertama Moto2 2021

Bo Bendsneyder Punya Cara Jitu Hadapi Balapan Pertama Moto2 2021
Muat komentar