Gardner Harus Mulai Waspadai Fernandez

Dengan selisih hanya satu poin, Raul Fernandez kini telah menjelma sebagai rival utama Remy Gardner dalam perebutan gelar juara dunia Moto2 2021.

Gardner Harus Mulai Waspadai Fernandez

Boleh jadi takkan ada yang mengira, bahwa Fernandez mampu mengobrak-abrik barisan depan pembalap di kelas intermediate.

Wajar saja. Datang berstatus rookie, rider Spanyol itu dianggap akan butuh waktu untuk mempelajari sasis Kalex dan mesin Triumph.

Namun, yang terjadi kemudian justru di luar dugaan. Fernandez rupanya dapat beradaptasi dengan cepat.

Satu pole position dan dua kemenangan telah dikemasnya. Sebaliknya sang rekan setim, Gardner, belum sekali pun podium tertinggi.

Kendati terbilang masih dini, mengingat Moto2 musim ini baru berjalan lima balapan, Gardner setidaknya perlu mulai mewaspadai Fernandez.

Lima putaran ke depan, sebelum libur musim panas usai seri Assen, harus dimaksimalkan Gardner untuk meraup poin sebanyak mungkin.

Fernandez boleh jadi bakal tampil beban, lantaran sebagai pendatang baru tak dipatok target tinggi. Tetapi tidak bagi Gardner, yang diyakini memiliki tuntutan tersendiri.

Raul Fernandez, Red Bull KTM Ajo, Remy Gardner, Red Bull KTM Ajo

Raul Fernandez, Red Bull KTM Ajo, Remy Gardner, Red Bull KTM Ajo

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Pada tahun keduanya di kelas Moto2, pembalap Australia itu tentu ingin merasakan manisnya menjadi juara dunia.

Kalau tidak, untuk apa dia menerima tawaran kontrak dari Red Bull KTM Ajo, skuad papan atas yang telah melahirkan barisan rider mumpuni.

Masalahnya, lawan terdekat Gardner adalah Fernandez. Dan duel antar rekan setim kerap memunculkan dua sisi.

Dari segi positif, persaingan panas Gardner versus Fernandez dapat berimbas mengokohkan Red Bull KTM Ajo di puncak klasemen tim.

Tetapi jika melihat sudut pandang negatif, gesekan Gardner dengan Fernandez berpotensi memicu kisruh internal.

Baca Juga:

Contoh paling jelas dari pertarungan yang melibatkan rekan setim, yakni Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Selama era 2013 sampai 2010, kemudian dilanjutkan 2013 hingga 2016, Yamaha merupakan pabrikan yang sangat diperhitungkan.

Skill yang dimiliki Rossi serta Lorenzo untuk mengembangkan motor terbukti membuat performa YZR-M1 begitu kompetitif.

Pun demikian, skuad garpu tala harus menerima getahnya. Karena tensi tinggi di antara kedua pembalapnya menciptakan atmosfer tim yang tak kondusif.

Kembali ke Red Bull KTM Ajo. Di sinilah pentingnya tangan dingin Aki Ajo untuk meredakan ketegangan yang muncul.

Raul Fernandez, Red Bull KTM Ajo, Remy Gardner, Red Bull KTM Ajo

Raul Fernandez, Red Bull KTM Ajo, Remy Gardner, Red Bull KTM Ajo

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Apakah nantinya Gardner atau Fernandez yang berpeluang merebut titel, itu persoalan nanti. Karena pada GP Prancis lalu, mereka berdua terlihat sama-sama haus kemenangan.

Fernandez tidak segan melewati Gardner dalam perjalanan menuju posisi terdepan. Juga sebaliknya, Gardner tampil ngotot untuk finis kedua demi menjaga keunggulan poin klasemen.

Sejauh ini, Ajo tampaknya belum menunjukkan tanda kepanikan, atau memihak salah satu pembalap. Baginya, sekarang, adalah keberhasilan finis 1-2 di Le Mans.

“Pada akhirnya, kami melampaui ekspektasi kami sejauh inil,” tutur pria asal Finlandia itu mengutip situs resmi tim.

“Saya harus katakan, bahwa saya bangga dan berterima kasih kepada para pembalap hebat kami.

“Tetapi yang terpenting, kepada keluarga atas (sikap) profesional yang membentuk tim ini.”

Satu hal yang perlu diingat Gardner. Bukan hanya harus mulai mewaspadai Fernandez. Putra legenda Wayne Gardner itu juga dihadapkan dengan deretan rival berat, seperti Marco Bezzecchi, Sam Lowes serta Fabio Di Giannantonio.

dibagikan
komentar
Setelah Lima Seri, Bulega Akhirnya Pecah Telur

Artikel sebelumnya

Setelah Lima Seri, Bulega Akhirnya Pecah Telur

Artikel berikutnya

Dixon Diganggu Problem Getaran Motor

Dixon Diganggu Problem Getaran Motor
Muat komentar