Gardner Sempat Ragu Bisa Saingi Fernandez di Sachsenring

Remy Gardner seolah tak terbendung dalam kelas Moto2. Pada Minggu (20/6/2021), pembalap Red Bull KTM Ajo itu meraih kemenangan ketiganya secara beruntun musim ini.

Gardner Sempat Ragu Bisa Saingi Fernandez di Sachsenring

Rider asal Australia, Remy Gardner, menjadi yang tercepat pada perlombaan Grand Prix (GP) Jerman, putaran kedelapan Moto2 2021, di Sirkuit Sachsenring.

Itu kemenangan ketiganya musim ini, dan juga diraih berturut-turut dalam tiga race terakhir. Sebelumnya, Gardner pun menyabet podium utama di Mugello serta Catalunya.

Walau tampil luar biasa, Gardner mengaku tak yakin akan mampu menandingi rekan setimnya di Red Bull KTM Ajo, Raul Fernandez, sebelum akhirnya memenangi Moto2 Jerman.

Pembalap asli Sydney tersebut melewati Fernandez, peraih pole position, dan mengambil alih pimpinan saat lomba berjalan dua lap dan tak terkejar hingga akhir.

Baca Juga:

Sementara nasib sial dialami rekannya. Raul Fernandez crash di Tikungan 3 Sachsenring pada lap kelima. Alhasil, pemuda Spanyol itu pulang tanpa poin dari Jerman.

Tersisihnya Fernandez membuat Remy Gardner nyaman memimpin balapan. Pembalap Aron Canet dari Aspar Team yang finis kedua berada 6 detik di belakangnya.

Kemenangan meyakinkan di Sachsenring membuat Gardner, yang akan tampil di MotoGP 2022 dengan Tech3-KTM, makin kokoh memuncaki klasemen sementara Moto2 dengan 164 poin.

Fernandez, meski tidak mendapat poin, tetap berada di posisi kedua. Tetapi jarak kedua rider kian lebar. Sekarang mereka berselisih 36 angka dari sebelumnya hanya 11 poin.

"Sejujurnya, saya tak tahu apakah bisa menang. Anda tahu, kami memiliki kecepatan yang bagus dalam latihan, tetapi Raul juga cepat dan saat pemanasan dia punya kecepatan yang lebih baik daripada saya," kata Gardner dilansir Speedcafe.

Remy Gardner, Red Bull KTM Ajo, dan Raul Fernandez, Red Bull KTM Ajo

Remy Gardner, Red Bull KTM Ajo, dan Raul Fernandez, Red Bull KTM Ajo

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

"Jadi, ya saya memiliki keraguan. Namun saya menghadapi balapan dengan pikiran terbuka. Saat saya menyali Raul, saya benar-benar melakukannya dan membuat beberapa putaran yang sangat cepat di awal. Saya juga tidak menghabiskan ban.

"Lalu saya melihat dasbor saya, '#25 out' (yaitu Raul Fernandez) dan kemudian selisih dengan pembalap di belakang saya hampir lima detang dengan 23 lap tersisa. Jadi itu adalah balapan yang panjang. Saya ada di depan sendirian.

"Saya berusaha fokus dan tidak melakukan kesalahan. Saya mampu menjaga jarak dan bahkan bisa memperlebarnya menjelang akhir. Tentu saya tidak dapat lebih bahagia, meraih 25 poin lagi. Ini momen yang sangat penting," ia menambahkan.

Tak ada banyak waktu bagi Remy Gardner bersuka cita. Pasalnya, putaran kesembilan di Sirkuit Assen, Belanda akan berlangsung 25-27 Juni nanti. Kemenangan jelas tetap menjadi targetnya.

 

dibagikan
komentar
Promosi ke MotoGP 2022, Di Giannantonio Bingung Pilih Nomor

Artikel sebelumnya

Promosi ke MotoGP 2022, Di Giannantonio Bingung Pilih Nomor

Artikel berikutnya

Dixon Yakin Pergantian Crew Chief Bawa Perubahan Baik

Dixon Yakin Pergantian Crew Chief Bawa Perubahan Baik
Muat komentar