Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Moto2 Silverstone

Geram karena Dijatuhkan, Dixon Sebut Binder seperti Badut

Pembalap GasGas Aspar, Jake Dixon, sangat marah kepada Darryn Binder setelah crash saat balapan utama Moto2 Inggris 2023.

Jake Dixon, GasGas

Dixon tiba di Silverstone dengan harapan bisa menjaga peluangnya untuk meraih gelar Moto2. Ia ingin makin dekat dengan pemimpin klasemen Tony Arbolino dan Pedro Acosta. Sangat menyenangkan kalau itu terjadi di hadapan publiknya di Silverstone.

Namun, akhir pekannya sebagai pahlawan lokal berubah menjadi lebih buruk. Ia mengalami penurunan kecepatan di Q2 yang membuatnya turun ke P15 dalam balapan. Sejak saat itu, ia tidak bisa menghindari masalah lagi. Balapannya berakhir di lap pertama.

Di tikungan terakhir putaran pertama, Darryn Binder menyentuhnya dari belakang sehingga ia terjatuh. Untungnya tidak ada kerusakan parah namun secara emosional ia hancur. Pembalap 27 tahun ini tidak melepaskan helmnya sampai tiba di garasi, dan kemarahannya tidak hilang dengan cepat.

Baca Juga:

Saat tampil di televisi Inggris, ia melontarkan tuduhan kepada pembalap asal Afrika Selatan itu. "Sudah jelas, sejujurnya," Dixon memulai dengan tenang di depan mikrofon TNT Sports.

"Terkadang saya tidak mengerti apa yang dilakukan orang itu (Binder). Dia bisa melihat dengan jelas bahwa saya lebih cepat darinya," katanya sebelum menyalakan kamera, berbicara langsung kepada rivalnya. "Gunakan otak Anda, saya lebih cepat dari Anda! (Ikuti saya, saya) akan membawa Anda ke depan.

"Jangan menabrak saya karena Anda harus mendengarkan ini dan Anda telah merusak kejuaraan saya. Anda merusak kejuaraan semua orang, kawan."

 

 

Setelah ia tersingkir, podium dimiliki Acosta (pemimpin klasemen baru). Dixon sudah tertinggal 56 poin di belakang pembalap Spanyol dan 54 dari Arbolino.

Ia melanjutkan, "Anda benar-benar bodoh. Saya benar-benar marah karena kami telah bekerja keras. Saya melakukan kesalahan kemarin (dengan jatuh di kualifikasi), tapi dia benar-benar badut."

Binder, yang pada 2022 langsung naik dari Moto3 ke MotoGP sebelum pindah ke Moto2, terkenal dengan insiden-insiden yang terjadi. Dixon mengingat kembali catatannya.

Faktanya, bagi pembalap GasGas ini, sanksi apa pun yang dijatuhkan kepada adik Brad Binder tidak ada gunanya. Ia secara langsung meminta agar eks pembalap RNF dilarang balapan.

"Saya muak dengan hal itu. Ketika Anda berada di sekitar orang-orang seperti dia, itu hanya..." Dixon menandaskan.

"Jangan beri dia Long Lap, usir dia! Usir dia, karena dia bodoh. Dia melakukannya pada semua orang. Sudah berapa kali dia melakukannya? Saya tak melebih-lebihkan, ia melakukannya setiap saat. Moto3 dan sekarang Moto2... bodoh."

Terakhir, mengenai harapannya dari balapan kali ini, ia menyimpulkan, "Saya tidak akan rugi sekarang, jadi saya akan pergi ke sana dan memenangi sebanyak mungkin grand prix yang saya bisa."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Menangi Moto2 Inggris, Aldeguer Utang Budi pada Martin dan Espargaro
Artikel berikutnya Aki Ajo Sebut Acosta Pembalap Terakhir yang Punya Gaya Balap Jadul

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia