Hasil Race Moto2 Jerman: Dobel Rekor Gardner

Remy Gardner menancapkan tonggak bersejarah dalam 72 tahun sejarah grand prix. Kemenangan di Moto2 Jerman, Minggu (20/6/2021), membuatnya jadi pembalap Australia pertama yang mencetak hattrick di ajang tersebut. Ia juga jadi pemenang Moto2 yang ke-200.

Hasil Race Moto2 Jerman: Dobel Rekor Gardner

Raul Fernandez dan Gardner, pemenang Moto2 Catalunya dan Italia, melesat ketika lampu hijau menyala di Sirkuit Sachsenring. Duo Red Bull KTM Ajo meninggalkan wakil dari tim lain. Sementara Marco Bezzecchi mengekor di belakangnya sebelum kehilangan posisi dari Xavi Vierge.

Belum genap lap pertama, sudah ada satu pembalap tumbang. Simone Corsi (MV Agusta Forward Racing) crash di T2.

Gardner berhasil menyalip rekan setimnya dari dalam dan mengambil kendali lomba. Sementara, Fabio Di Giannantonio (Federal Oil Gresini Moto2) terlempar ke P6 setelah start dari urutan kedua

Fermin Aldeguer (MB Conveyors Speed Up) jatuh pada lap kedua pada T3. Pada putaran kelima, di tempat yang sama, Raul Fernandez dipaksa finis prematur. Pembalap Spanyol itu sangat kesal terhadap kesalahannya. Ini membuka jalan bagi rider Aspar Team, Aron Canet, naik menggantikannya.

Baca Juga:

Lorenzo Baldassarri mengakhiri perjalanannya akibat terpelanting di T8. Pada lap tujuh, terjadi insiden yang melibatkan Augusto Fernandez dan Jake Dixon (Petronas Sprinta Racing) pada tikungan ke-12. Ketika itu, pembalap Elf Marc VDS Racing berusaha menyalip Dixon dari luar. Jarak yang dekat membuat kontak tak terhindarkan.

Fernandez pun terlempar dan jatuh ke gravel di sisi kanan trek. Sementara pembalap Inggris mesih bisa menjalankan motornya di atas gravel sebelum lanjut ke lintasan.

Lorenzo Dall Porta melambat diduga ada problem dengan mesinnya. Tim Italtrans Racing pun memintanya untuk berhenti di lap ke-14.

Duel Italia, antara Bezzecchi dan Di Giannantonio, tersaji. Mereka memperebutkan posisi ketiga. Di Giannantonio sempat menyalip tapi melebar dan menyerah pada wakil Sky Racing itu.

Rider Pertaminan Mandalika SAG, Tom Luthi, sempat kehilangan kontrol atas motornya di T9, lap ke-20. Namun, ia bisa keluar dari zona gravel untuk melanjutkan perjuangan meski turun ke posisi ke-22.

Hingga lima lap terakhir, gap antara Gardner dengan Canet terus melebar hingga 7 detik. Pembalap Aspar tersebut mulai percaya diri menggunakan sasis Boscoscuro tapi kurang cepat.

Pada lap terakhir, tiga pembalap berguguran, yakni Xavi Vierge di Tikungan 1, sama seperti Joe Roberts. Ai Ogura yang sempat mendekati podium perdana, malah crash di T8.

Gardner memenangi balapan dengan torehan waktu 39 menit 39,191 detik, diikuti Canet dan Bezzechi yang terpaut 6,158 detik dan 7,030 detik.

"Jujur saya tidak tahu bagaimana itu terjadi. Pastinya, saya cepat dalam latihan. Raul juga seperti itu, bahkan pada pagi hari, dia lebih kencang. Saya ragu, tapi fokus dengan kepala jernih ke balapan," ujar Gardner.

"Ketika saya melewati Raul, saya mencatatkan waktu lap tercepat. Mereka cepat, tapi juga mulus di satu waktu. Saya tidak perlu memacu terlalu berlebihan.

"Saya melihat di layar bahwa nomor 25 keluar dan saya hampir unggul lima detik. Saat itu, masih 23 lap lagi. Itu adalah balapan yang panjang. Saya harus menghindari melakukan kesalahan. Saat lawan memperkecil gap, saya harus maju lagi. Saya mengontrol kepemimpinan dan menyelesaikan itu."

Sementara Bo Bendsneyder, Pertamina Mandalika SAG, duduk di peringkat ke-13 dengan selisih 28,034 detik.

Hasil Race Moto2 Jerman

Pos Rider Lap Waktu Gap Interval km/j Poin
1 Australia Remy Gardner 28 -       25
2 Spain Aron Canet 28 6.158 6.158 6.158   20
3 Italy Marco Bezzecchi 28 7.030 7.030 0.872   16
4 Italy Fabio Di Giannantonio 28 8.145 8.145 1.115   13
5 United Kingdom Sam Lowes 28 9.888 9.888 1.743   11
6 Germany Marcel Schrötter 28 10.000 10.000 0.112   10
7 Spain Jorge Navarro 28 16.039 16.039 6.039   9
8 Spain Albert Arenas 28 19.394 19.394 3.355   8
9 Spain Marcos Ramírez 28 21.718 21.718 2.324   7
10 United States Cameron Beaubier 28 26.393 26.393 4.675   6
dibagikan
komentar
Red Bull KTM dan Aki Ajo Lanjutkan Kolaborasi hingga 2026

Artikel sebelumnya

Red Bull KTM dan Aki Ajo Lanjutkan Kolaborasi hingga 2026

Artikel berikutnya

Promosi ke MotoGP 2022, Di Giannantonio Bingung Pilih Nomor

Promosi ke MotoGP 2022, Di Giannantonio Bingung Pilih Nomor
Muat komentar