Marini prediksi kandidat juara dunia Moto2

dibagikan
komentar
Marini prediksi kandidat juara dunia Moto2
Oleh:
, Editor
11 Feb 2019 02.57

Jika banyak pihak yang menjagokan Luca Marini, pembalap Sky Racing Team VR46 itu justru menyebut lima rivalnya yang merupakan favorit perebut titel Moto2 2019.

Baru saja pulih usai menjalani operasi bahu selama musim dingin, Maro – sapaan akrabnya – tak yakin soal prospek juara pada tahun ini. Ditambah proses adaptasi dengan mesin Triumph berkapasitas 765cc yang menggantikan Honda 600cc.

Ditanya siapa kandidat kuat dalam pertarungan gelar juara, adik tiri Valentino Rossi itu tak sungkan menjawab: “(Brad) Binder, (Lorenzo) Baldassarri, (Alex) Marquez, (Xavi Vierge) dan (Marcel) Schrotter.

Tak hanya itu saja, Marini juga menaruh perhatian terhadap pendatang baru yang sekaligus juara dunia Moto3 2018, Jorge Martin. Walau pembalap anyar Red Bull KTM Ajo masih pemulihan cedera patah kaki, tetapi performanya menjanjikan saat tes pramusim Jerez lalu.

“Juka saya pikir Martin akan menjadi rookie yang harus diwaspadai, dan ada beberapa rookie menarik lainnya,” tukas Maro.

“Saya tidak boleh terlena, karena saya sedikit kehilangan keuntungan dari pengalaman yang saya miliki ketika menjadi rookie, dan juga kondisi fisik saya masih harus dilihat.

“Setelah tes pertama, saya baru bisa mengatakan lebih banyak tentang target saya,” imbuhnya.

Baca Juga:

2019 Bakal menjadi tahun kelima Marini berkiprah pada kategori Moto2. Sejumlah pihak menilai ia sudah pantas untuk promosi ke kelas premier. Pun demikian, Marini rupanya tak ingin bernasib sama seperti Franco Morbidelli.

Sang rekan kompatriot menghadapi musim sulit bersama Marc VDS, walau akhirnya berhasil menyabet gelar Rookie of The Year, mengalahkan Hafizh Syahrin.

“Menurut saya, terutama di MotoGP modern, sangat penting untuk tiba di tim yang berada pada level kompetitif dan tidak berisiko merusak karier Anda,” tuturnya.

“Sebagai contoh, tahun lalu Morbidelli mendapati dirinya berada di atas motor yang tidak sesuai dengan talentanya, dan karena itu dia harus mengambil banyak risiko. Dia bahkan melukai dirinya sendiri untuk menebus kekurangan dari motornya.

“Terus terang, saya tidak ingin menemukan diri saya dalam situasi itu. Saya lebih suka bertahan di Moto2 dan menang,” tukas Marini.

Laporan tambahan oleh Matteo Nugnes

Slider
List

Sky Racing Team VR46 2019 livery

Sky Racing Team VR46 2019 livery
1/10

Foto oleh: SKY Racing Team VR46

Nicolò Bulega, Luca Marini, Celestino Vietti, Dennis Foggia, Sky Racing Team VR46, Pablo Nieto Team Manager Sky Racing Team VR46

Nicolò Bulega, Luca Marini, Celestino Vietti, Dennis Foggia, Sky Racing Team VR46, Pablo Nieto Team Manager Sky Racing Team VR46
2/10

Foto oleh: SKY Racing Team VR46

Nicolò Bulega, Luca Marini, Sky Racing Team VR46

Nicolò Bulega, Luca Marini, Sky Racing Team VR46
3/10

Foto oleh: SKY Racing Team VR46

Luca Marini, Sky Racing Team VR46

Luca Marini, Sky Racing Team VR46
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Luca Marini, Sky Racing Team VR46

Luca Marini, Sky Racing Team VR46
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Luca Marini, Sky Racing Team VR46

Luca Marini, Sky Racing Team VR46
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Luca Marini, Sky Racing Team VR46

Luca Marini, Sky Racing Team VR46
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Luca Marini, Sky Racing Team VR46

Luca Marini, Sky Racing Team VR46
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Luca Marini, Sky Racing Team VR46

Luca Marini, Sky Racing Team VR46
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Luca Marini, Sky Racing Team VR46

Luca Marini, Sky Racing Team VR46
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Next article
Marini tidak ingin terburu-buru balap MotoGP

Artikel sebelumnya

Marini tidak ingin terburu-buru balap MotoGP

Next article

Dimas Ekky lakukan tes gabungan di Jerez

Dimas Ekky lakukan tes gabungan di Jerez
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Moto2
Pembalap Luca Marini
Tim Team VR46
Penulis Scherazade Mulia Saraswati