Masa depan Danny Kent tak menentu

dibagikan
komentar
Masa depan Danny Kent tak menentu
David Gruz
Oleh: David Gruz
Co-author: Oriol Puigdemont
28 Sep 2018 17.17

Speed Up Racing mendepak Danny Kent dan menggantikannya dengan Edgar Pons untuk sisa musim Moto2 2018.

Kent mengikat kontrak berdurasi dua tahun di awal tahun, namun performa sang pembalap Inggris ternyata mengecewakan. Ia tercecer pada peringkat ke-23 klasemen sementara dengan torehan delapan poin, serta tercatat delapan kali tidak finis balapan.

Hal tersebut begitu kontras dibanding rekan setim Fabio Quartararo. Tak hanya berhasil mengemas satu kemenangan di Catalunya, pembalap muda Prancis itu juga unggul 92 poin atas Kent – yang mana pernah berstatus juara dunia Moto3 2015.

Sejak kesuksesan merengkuh titel, Kent kesulitan menyuguhkan penampilan terbaiknya. Debut sebagai rookie Moto2 musim 2016, ia terpuruk pada peringkat ke-22 klasemen akhir. Kemudian kontraknya juga diputus Kiefer Racing usai dua balapan tahun lalu.

Dengan didepaknya Kent, itu berarti Speed Up baru memiliki satu pembalap untuk 2019, yakni Jorge Navarro – karena Quartararo promosi ke kelas premier bersama Petronas Yamaha Sepang Racing.

Adapun, sosok pengganti Pons bukanlah nama asing di kejuaraan dunia Grand Prix. Memperkuat tim yang dikelola keluarganya dalam tiga musim terakhir, namun belum pernah finis lebih baik dari ke-14.

Tahun ini, Pons berkompetisi di ajang CEV Moto2 European Championship, menempati peringkat ketiga pada klasemen sementara, berkat kemenangan pada dua balapan sebelumnya.

Danny Kent, Speed Up Racing Moto2

Danny Kent, Speed Up Racing Moto2

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Artikel Moto2 berikutnya
Kualifikasi kerap buruk, Oliveira dikritik bos KTM

Artikel sebelumnya

Kualifikasi kerap buruk, Oliveira dikritik bos KTM

Next article

FP1 Moto2 Thailand: Sesi berjalan sengit, Pasini terdepan

FP1 Moto2 Thailand: Sesi berjalan sengit, Pasini terdepan
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Moto2
Pembalap Danny Kent
Tim Speed Up Racing
Penulis David Gruz
Tipe artikel Breaking news