Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Misi Berbeda Gonzalez dan Kubo di Moto2 Qatar

Dua pendatang baru, Manuel Gonzalez serta Keminth Kubo, telah melakoni debut resmi dalam kejuaraan dunia Grand Prix. Namun, duet pembalap Yamaha VR46 Master Camp Team masih punya banyak pekerjaan.

Manuel Gonzalez, Yamaha VR46 Master Camp

Gold and Goose / Motorsport Images

Gonzalez dan Kubo merampungkan sesi FP1-FP2 pada posisi ke-14 serta ke-27 berdasarkan hasil kombinasi di Sirkuit Internasional Lusail, Jumat (4/3/2022).

Meski pernah mencicipi trek semasa berkompetisi dalam World Supersport 300 musim 2019, Gonzalez membutuhkan sedikit waktu untuk beradaptasi dengan lintasan.

Usai membubuhkan lap time 2 menit 01,233 detik, Manugasss — julukan sang pembalap — berhasil memperbaikinya menjadi 2 menit 00,164 detik. Dia terpaut 1,051 detik dari rider tercepat, Augusto Fernandez.

“Ini adalah hari yang sangat positif. Kami banyak mengubah motor setelah tes Portimao, dan saya merasa cepat. Saya berada dalam 14 besar, dan ini adalah hasil yang bagus bagi kami,” ucapnya dalam pernyataan tertulis.

“Saat ini saya berada di Q2, dan besok (Sabtu) saya yakin kami bisa lebih kencang. Kami akan terus bekerja pada motor, mencoba meningkatkan beberapa aspek set-up.”

Keminth Kubo, Yamaha VR46 Master Camp

Keminth Kubo, Yamaha VR46 Master Camp

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Sementara itu, rekan setim Kubo menghabiskan latihan bebas pertama untuk mengenal trek Lusail yang benar-benar baru baginya. Pembalap Thailand ini total melahap 16 lap dan mencetak 2 menit 02,985 detik.

Kubo terus bekerja guna meningkatkan catatan waktu selama sesi latihan kedua. Menempuh sebanyak 14 lap untuk menorehkan lap time terbatik 2 menit 01.747 detik. Eks rider ARRC ini lebih lambat hampir 2,7 detik.

“Selama FP1, saya mencoba membalap sebanyak mungkin karena saya perlu mempelajari lintasannya. Mengingat ini adalah latihan pertama saya di sini, saya cukup puas,” ujarnya.

“Selama FP2, saya mencoba meningkatkan performa FP1 saya. Hasilnya tidak buruk. Saya senang karena saya membuat beberapa kemajuan dengan motor.”

Baca Juga:

Direktur Olahraga Yamaha VR46 Master Camp Team, Gelete Nieto, mengatakan bahwa kedua pembalap memang memiliki tujuan berbeda untuk putaran pembuka Moto2 Qatar.

“Saya cukup senang karena kedua sisi garasi menemukan cara yang tepat untuk bekerja. Tentu saja, kami perlu memperbaiki beberapa poin, tetapi saya yakin kami melakukannya dengan baik,” ucap Direktur Olahraga Yamaha VR46 Master Camp Team, Gelete Nieto, dalam pernyataan tertulis.

“Posisi Manu hari ini luar biasa, dan kami semua sangat antusias. Namun, kami harus ingat bahwa dia masih pembalap muda dan perlu mendapatkan pengalaman terhadap motor ini. Tetap saja, saya sangat bangga, dia melakukan pekerjaan yang hebat!

“Kubo mendapatkan kepercayaan diri dengan motor dan lintasannya. Di penghujung hari, dia merasakan sedikit rasa sakit di tangannya. Itu karena dia beradaptasi dengan gaya berkendara baru. Yang paling penting bagi kami adalah dia merasa baik, dan sepertinya memang begitu.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Kilas Balik: Poin Bersejarah Doni Tata, Rasanya seperti Podium
Artikel berikutnya Hasil FP3 Moto2 Qatar: Lowes Asapi Duo KTM Ajo

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia