Morbidelli bangga sejajar dengan Kato

Pembalap Marc VDS Racing, Franco Morbidelli, mengaku bangga namanya sejajar dengan almarhum dan juara dunia kelas 250cc 2001, Daijiro Kato.

Morbidelli bangga sejajar dengan Kato
Franco Morbidelli, Marc VDS
Franco Morbidelli, Marc VDS
Start: Franco Morbidelli, Marc VDS leads
Franco Morbidelli, Marc VDS
Franco Morbidelli, Marc VDS
Franco Morbidelli, Marc VDS, takes the checkered flag
Race winner Franco Morbidelli, Marc VDS
Race winner Franco Morbidelli, Marc VDS

Morbidelli terus saja menorehkan prestasi mengesankan pada awal musim baru ini. Berbagai catatan rekor juga berhasil dicetak anak didik Valentino Rossi tersebut.

Ia menjadi pembalap Italia pertama yang meraih dua kemenangan di kelas intermediate sejak Marco Simoncelli pada 2009. Ia juga pembalap pertama yang memenangi dua balapan pertama Grand Prix sejak Jorge Lorenzo pada 2007.

Dan podium teratas di Austin menjadikan Morbidelli sebagai pembalap pertama dengan tiga kemenangan beruntun, tepatnya sejak Kato di kelas 250cc pada 2001 silam.

“Saya bangga untuk mendengar nama saya sejajar dengan Daijiro Kato. Itu hebat. Saya sangat senang dengan hasil ini,” tukas Morbidelli kepada Sky Sport Italia usai balapan. 

“Balapan tidak mudah karena saya mencoba menjauh di awal, tapi saya lalu sedikit kehilangan konsentrasi. Saya melihat keunggulan atas (Thomas) Luthi berkurang setengah detik, dan saya berpikir, “Sekarang saya akan menekannya’.”

Kendati telah mengantongi tiga kemenangan, Morbidelli tak merasa tenang begitu saja. Pasalnya, ia terpaut 19 poin dari Luthi. Dengan 15 balapan tersisa, tentunya selisih itu masih dapat dipangkas.

“Saya tidak sendirian di puncak klasemen sementara, karena Luthi terus melanjutkan hasil hebat di belakang saya. Jadi, saya tidak berpikir ini terlalu jauh. Saya harus tetap fokus dan melanjutkan seperti ini,” tandas Morbidelli.

“Saya telah menyelesaikan balapan paling menantang dari dua balapan pertama pada musim. Ini adalah trek yang sangat sulit. Banyak perubahan arah dan balapan sendiri sulit.

“Saya bahkan berpikir akan menjadi lelah di akhir balapan, tapi ternyata saya cukup baik. Pada lap-lap terakhir, saya melaju (sampai melewati garis finis).”

dibagikan
komentar
Stefano Manzi dijatuhi penalti grid di Jerez

Artikel sebelumnya

Stefano Manzi dijatuhi penalti grid di Jerez

Artikel berikutnya

Kent hengkang, Kiefer Racing gaet Fuligni di Jerez

Kent hengkang, Kiefer Racing gaet Fuligni di Jerez
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Moto2
Event Austin
Sub-event Pasca-balapan, Minggu
Lokasi Circuit of the Americas
Pembalap Franco Morbidelli
Tim Marc VDS Racing
Penulis Giacomo Rauli