Makna di Balik Livery Batik Pertamina Mandalika SAG Team

Pertamina Mandalika SAG Team menyematkan motif batik pada livery motor balap Thomas Luthi dan Bo Bendsneyder di Moto2 2021.

Makna di Balik Livery Batik Pertamina Mandalika SAG Team

Pada 25 Februari lalu, Pertamina Mandalika SAG Team resmi memperkenalkan line-up pembalap untuk musim ini, serta memamerkan livery anyar.

Tampil dengan desain lebih segar, mengusung kelir biru, putih serta merah, livery motor Luthi-Bendsneyder tersebut juga tersemat motif batik parang.

Batik parang memiliki makna harus terus berjuang tanpa menyerah, maju terus, berusaha terus dan terus memperbaiki diri agar lebih baik.

"Desain batiknya itu sendiri terinspirasi dari kondisi geografis Indonesia yang didominasi lautan luas, lingkungan aktivitas tim, yaitu sirkuit balap dengan tujuan menjadi juara di kategori/kelasnya,” ucap Presiden Pertamina Mandalika SAG Team, Rapsel Ali, dalam keterangan tertulis kepada Motorsport.com Indonesia.

Baca Juga:

Batik parang yang merupakan ciri khas Indonesia ini didesain khusus dengan nuansa modern untuk livery skuad, menyatukan semua unsur-unsur dalam bentuk alur tersambung tanpa putus, serta corak yang dominan warna biru.

Makna livery turut menggambarkan lautan dan sirkuit balap, di mana keduanya terus menerus tersambung, dengan dihiasi elemen bintang kecil yang menggambarkan juara atau kemenangan.

“Kenapa bintangnya kecil? Karena untuk meraih juara atau kemenangan itu tidak mudah,” kata Rapsel.

“Banyak yang harus dilalui dan diperjuangkan, dan ketika sudah menjadi juara atau meraih kemenangan pun harus mengingat bahwa ada yang lebih besar lagi.

“Sehingga walaupun (sudah) juara atau menang, tetap harus rendah diri dan jangan lupa diri.”

Desain livery Pertamina Mandalika SAG Racing Team didesain oleh Milan Judiro, desainer Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI), yang juga pendesain semua livery motor balap, serta merchandise tim.

Detail livery batik pada motor balap Pertamina Mandalika SAG Team Moto2

Detail livery batik pada motor balap Pertamina Mandalika SAG Team Moto2

Foto oleh: Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI)

dibagikan
komentar
Milena Koerner, Manajer Wanita Pertama di Grand Prix

Artikel sebelumnya

Milena Koerner, Manajer Wanita Pertama di Grand Prix

Artikel berikutnya

Hasil Tes Positif, Schrotter Pede Hadapi Balapan Pertama Moto2

Hasil Tes Positif, Schrotter Pede Hadapi Balapan Pertama Moto2
Muat komentar