Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Operasi Sukses, Marcel Schrotter Hanya Perlu Dua Sekrup

Pembalap Liqui Moly Intact GP Marcel Schrotter sukses menjalani operasi tangan kiri di Barcelona. Kini, ia akan menjalani pemulihan dan berjuang fit agar bisa turun dalam race pertama Moto2 2022 di Qatar.

Marcel Schrotter, Intact GP

Gold and Goose / Motorsport Images

Hanya beberapa jam usai insiden kecelakaan yang dialaminya pada sesi pertama hari terakhir tes Moto2 Portimao, Senin (21/2/2022) lalu, Marcel Schrotter terbang ke Barcelona untuk tindakan pembedahan.

Crash yang terjadi di tikungan cepat Sirkuit Algarve itu membuat tangan kiri pembalap Jerman tersebut cedera. Dan ia ke Barcelona untuk mencari perawatan dari dr. Xavier Mir di Dexeus University Hospital.

Setelah pemeriksaan Schrotter diketahui mengalami patah tulang kecil di bagian luar metakarpal tangan kiri. Tindakan operasi pun dibutuhkan dan itu berjalan dengan sukses pada Selasa (23/2/2022) kemarin.

Intact GP dan Schrotter bisa lega sebab cederanya tidak separah yang dicemaskan. dr. Mir tak sampai harus menanam pelat di tangan sang rider, tulang yang patah dapat diperbaiki dengan dua buah sekrup.

 

Pada Rabu (23/2/2022), Schrotter diperbolehkan pulang. Pembalap 29 tahun itu ingin segera mulai melanjutkan persiapan untuk race pertama Moto2 musim ini, Grand Prix Qatar, 4-6 Maret mendatang.

Marcel Schrotter berharap kondisinya akan pulih tepat waktu karena ia sudah tidak sabar untuk kembali menggeber motor Kalex dengan nomor #23 miliknya. Ia tak ingin persiapan selama musim dingin sia-sia.

“Setelah prosedur (operasi), dr. Mir datang menemui saya dan sangat senang dengan operasinya. Pada awalnya mereka berencana menggunakan pelat untuk fiksasi karena fraktur terdiri dari bagian-bagian yang lebih kecil,” ungkap Schrotter dalam laman Intact GP.

“Namun, pada akhirnya, semuanya bisa dilakukan dengan dua sekrup saya, yang mana ini artinya sangat positif. Sekarang saya benar-benar berharap saya dapat bersaing di Qatar nanti. Itu adalah tujuan jelas saya saat ini,” peraih lima podium Moto2 menambahkan.

Baca Juga:

Walau dapat cedera, Schrotter mengaku puas dengan dua hari tes yang dijalaninya di Portimao. Sampai crash, kinerjanya terbilang baik. Rider veteran Moto2 itu menempati P6 dalam timesheet keseluruhan.

Ia hanya tertinggal sekitar 0,5 detik dari rookie Red Bull KTM Ajo, Pedro Acosta, yang menjadi pembalap tercepat. Karena itulah Schrotter bersemangat untuk bisa segera pulih dan melanjutkan performanya.

“Secara keseluruhan, itu merupakan tes yang positif dan memberi kami perasaan luar biasa. Kami telah mengonfirmasi kesan bagus dari pengujian sebelumnya di Jerez. Kami telah membuat awal yang sangat baik untuk menghadapi musim baru,” kata Schrotter.

“Tentu saja, kami masih harus melangkah lebih jauh, karena beberapa pembalap baru (rookie) saja bisa membuat kemajuan lebih besar dibandingkan kami. Namun kecepatan kami sudah sangat bagus. Sayang pada hari terakhir di sesi pertama saya kecelakaan.”  

Marcel Schrotter, Intact GP

Marcel Schrotter, Intact GP

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya KTM Ingin Pedro Acosta Bertahan karena Faktor Ini
Artikel berikutnya Fabio Quartararo Ingin Pedro Acosta ke MotoGP Tahun Depan

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia