Pembalap Moto2, Luis Salom meninggal dunia

Kabar duka datang dari Moto2. Luis Salom meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan dalam sesi Free Practice 2 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Jumat (3/6).

Pembalap SAG Racing Team itu terjatuh di Tikungan 12, dan langsung mendapat perawatan dari tim medis di lokasi kecelakaan.

Helikopter medis bahkan juga dikerahkan, tapi Salom dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulans. Ia menjalani operasi. Namun, nyawanya tidak tertolong. Salom dinyatakan meninggal dunia tepat pukul 16:55 waktu setempat. Ia masih berusia 24 tahun.

Ini adalah kematian pertama di balap motor Grand Prix sejak Marco Simoncelli meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Sepang pada 2011. Sebelumnya, Moto2 juga kehilangan salah satu pembalapnya ketika Shoya Tomizawa meninggal dunia di Misano pada 2010.

Salom memiliki kakak laki-laki, David, yang merupakan mantan pembalap di World Superbike (WSBK).

Luis Salom: 1991-2016

Salom lahir di Palma de Mallorca pada 1991. Ia melakoni debut di Grand Prix pada 2009, setelah menjadi runner-up Red Bull Rookies Cup pada 2008. Saat itu, Salom tampil beberapa kali dengan status wild card di kelas 125cc di Jerez dan Catalunya, sebelum akhirnya balapan semusim penuh di skuad Pons.

Prestasi terbaiknya di kelas 125cc adalah finis podium di Assen dan Phillip Island pada 2011. Salom pun menutup musim dengan menempati peringkat kedelapan di klasemen akhir.

Ia lalu melanjutkan karier balapannya ketika kelas 125cc berubah menjadi Moto3 pada 2012. Salom muncul sebagai salah satu pembalap menonjol, meraih kemenangan di Indianapolis dan Aragon, serta runner-up di belakang Sandro Cortese.

Satu musim berikutnya, pembalap Spanyol itu bergabung dengan Red Bull KTM Ajo. Pada 2013 ini, Salom bertarung memperebutkan gelar juara melawan dua rivalnya, Alex Rins dan Maverick Vinales.

Salom memimpin kejuaraan hampir sepanjang musim, tapi ia gagal merengkuh gelar juara setelah terjatuh di Motegi dan Valencia. Alhasil, Vinales yang keluar sebagai juara dunia Moto3.

Terlepas dari kekecewaan tak menjadi juara dunia, Salom naik ke kelas Moto2 bersama tim Pons dan berduet dengan Vinales.

Penampilannya menjanjikan dengan dua podium dalam enam balapan pertama pada 2014. Tapi nama Salom lalu tertutup oleh Vinales. Satu musim berikutnya, Salom menjadi rekan setim Rins dan kembali mengalami hal serupa.

Setelah berbagai hasil tak memuaskan, Salom lalu mengawali Moto2 musim 2016 dengan penampilan kuat. Di seri pembuka Qatar, ia berhasil finis kedua.

Salom berada di peringkat ke-10 dalam klasemen sementara, hingga kemudian kecelakaan di Catalunya merenggut nyawanya. 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Moto2
Event Catalunya
Trek Circuit de Barcelona-Catalunya
Pembalap Luis Salom
Tim SAG Racing Team
Tipe artikel Breaking news