Joe Roberts Tetap Tenang jika Tak Promosi ke MotoGP

Akhir tahun lalu, Joe Roberts berpeluang naik ke Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Namun, ia memilih bertahan di Moto2.

Joe Roberts Tetap Tenang jika Tak Promosi ke MotoGP

Faktanya, kini pembalap asal California, Amerika Serikat, tersebut kesulitan untuk menembus posisi atas klasemen. Dari sembilan balapan yang sudah digelar, Roberts baru mengemas 50 poin untuk berada di peringkat ke-10 klasemen.

Tidak konsisten menjadi masalah utama pembalap Italtrans Racing Team tersebut. Dari sembilan balapan, Roberts sudah empat kali tidak mampu finis. Hasil finis terbaiknya pun hanya P4 masing-masing di Portimao (Portugal) dan Mugello (Italia).

Menjelang akhir musim lalu, Roberts sebenarnya mendapatkan tawaran untuk turun bersama Aprilia Racing di MotoGP 2021 mendampingi Aleix Espargaro.

Jika Roberts menerima tawaran Aprilia, ia akan menjadi pembalap asal AS pertama di MotoGP sejak mendiang Nicky Hayden – juara dunia MotoGP 2006 – mundur pada akhir musim 2015.

Kini, jika masih menargetkan promosi ke MotoGP pada akhir musim nanti, Roberts harus mampu menembus papan atas. Tetapi hal itu tentu tidak mudah.

Sejauh ini, Roberts masih kesulitan hanya untuk mendekati pembalap sekelas duet Tim Red Bull KTM Ajo, Remy Gardner dan Raul Fernandez, yang seolah silih berganti memenangi balapan hingga kini menempati peringkat 1-2 di klasemen.

Joe Roberts, Italtrans Racing Team

Joe Roberts, Italtrans Racing Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Bahkan, kans Roberts untuk menjadi pembalap AS pertama di MotoGP sejak 2015, terancam oleh Garrett Gerloff. Pembalap Yamaha di Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) itu sempat sekali menggantikan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) di Belanda.

Kepergian Maverick Vinales dari tim pabrikan Yamaha pada akhir 2021 diyakini membuat Morbidelli promosi. Posisi yang ditinggalkan Morbidelli di Petronas SRT inilah yang kemungkinan diisi Gerloff.

Kendati menghadapi situasi kompleks terkait peluangnya untuk naik ke MotoGP, Roberts justru terlihat santai.

“Jika tidak berhasil promosi ke MotoGP setelah musim ini, saya akan mencobanya tahun depan,” tutur Roberts, 24 tahun.

“Hidup itu harus dinikmati. Banyak keputusan yang akan sulit dibuat. Tetapi, saya harus menikmatinya. Menurut saya, ini cara terbaik untuk meraih kesuksesan.”

Joe Roberts sempat menarik perhatian di Moto2 2020, musim yang diperpendek karena pandemi Covid-19. Di Qatar, Roberts mampu merebut pole position. Berikutnya, Roberts juga merebut start terdepan di Rep. Ceko dan Prancis.

Baca Juga:

Namun, dari 15 balapan, Roberts hanya mampu naik podium (ketiga) di Rep. Ceko dan hanya finis di P7 klasemen akhir. Roberts pun meninggalkan America Racing Team untuk bergabung dengan Italtrans di Moto2 2021.

“Sayalah krtikus terbesar bagi diri sendiri. Tahun ini saya merasa agak berbeda. Jika musim lalu saya merasa terlalu banyak beban, tahun ini tim banyak membantu saya,” kata Roberts.

“Kami kini memiliki beberapa kesempatan untuk finis di posisi atas. Setiap datang ke trek, kini saya selalu memiliki feeling positif dan terus mengasah gaya balap.”

Kepindahan Joe Roberts dari America Racing ke Italtrans juga diiringi dengan pergantian pelatih. Jika tahun lalu Roberts dilatih John Hopkins, tahun ini Direktur Sports Italtrans Robertino Pietri yang menangani langsung Roberts.

“Ia selalu memperhatikan saya dan mampu cara membuat saya cepat. Pietri juga tahu, bila mampu rileks, saya akan bisa cepat di lintasan,” tutur Joe Roberts.

dibagikan
komentar
Petronas Sprinta Racing Evaluasi Kinerja Vierge-Dixon

Artikel sebelumnya

Petronas Sprinta Racing Evaluasi Kinerja Vierge-Dixon

Artikel berikutnya

Bezzecchi Santai soal Peluang Perkuat VR46 di MotoGP

Bezzecchi Santai soal Peluang Perkuat VR46 di MotoGP
Muat komentar