Seluk Beluk Nomor Balap 33 Milik Bastianini

Nomor balap atau nomor start biasanya memiliki arti penting bagi setiap pembalap. Itu juga berlaku bagi Enea Bastianini yang sudah menggunakan nomor 33 sejak pertama kali turun ke dunia balap.

Seluk Beluk Nomor Balap 33 Milik Bastianini

Bastianini, yang juga akrab disapa Bestia, lahir pada 1997, sama seperti juara dunia baru MotoGP, Joan Mir. Keduanya juga mengikuti Red Bull Rookies Cup pada 2013, dan rider Italia itu menyelesaikan musim di urutan keempat.

Pada saat itu, Bastianini sudah menggunakan nomor 33. Tapi, sebenarnya ia sudah menggunakan nomor tersebut sudah sejak lama.

Alasannya memilih nomor 33 berhubungan dengan kiprah perdananya di ajang balap. Saat turun pertama kalinya dalam minibike, ia baru berusia tiga tahun tiga bulan.

Kesuksesan pertama di Eropa dikecap pada MiniGP70 pada 2011. Setahun kemudian, ia meraih titel di kejuaraan nasional NSF 250 R Trophy.

Di tahun berikutnya, Enea Bastianini membukukan dua kemenangan di Red Bull MotoGP Rookies Cup. Itu membuat kariernya makin meningkat dengan naik ke kelas Moto3.

Baca Juga:

Pada musim pertamanya, Bastianini langsung menunjukkan kualitasnya dengan meraih tiga podium dan mengakhiri musim dengan penghargaan Rookie of the Year 2014.

Kemenangan pertama Bestia dalam kejuaraan dunia didapatkannya pada 2015. Pada saat itu ia berhasil naik ke podium tertinggi di GP Misano yang merupakan balapan di rumahnya sendiri.

Setelah lima tahun berjuang di Moto3, pria kelahiran Rimini, Italia, itu dipromosikan ke Moto2 bersama Italtrans Racing Team pada 2019.

Semusim mempelajari banyak hal, cukup baginya untuk merebut trofi juara dunia Moto2 pada 2020. Ia menegaskan bahwa konsistensi dibutuhkan dalam meraih titel.

“Sangat penting menjadi konsisten di kejuaraan yang singkat. Tapi ini bagus bagi saya karena telah mendapatkan tiga kemenangan dan tujuh podium. Itu kuncinya,” ujar Bastianini.

Gelar juara dunia yang didapatkan Bastianini jadi bukti bahwa dirinya pantas dipromosikan ke MotoGP pada tahun depan dengan Reale Avintia Racing.

Juara dunia Enea Bastianini, Italtrans Racing Team

Juara dunia Enea Bastianini, Italtrans Racing Team

Foto oleh: Motogp.com

Namun, satu yang menjadi masalah adalah nomor balap atau nomor start yang akan digunakannya pada tahun depan.

Di Moto2, Enea Bastianini menggunakan nomor 33 yang sebenarnya sudah digunakannya sejak pertama kali turun ke dunia balap. Sedangkan di MotoGP, nomor tersebut dipakai Brad Binder.

Bagaimanapun, Enea Bastianini harus memilih nomor yang tepat karena itu akan menjadi identitas dirinya.

Hal tersebut bisa diketahui dalam waktu dekat karena MotoGP akan menggelar tes musim dingin.

dibagikan
komentar
Jajal Motor Moto2, Arenas Puas

Artikel sebelumnya

Jajal Motor Moto2, Arenas Puas

Artikel berikutnya

Marini Akhiri Moto2 2020 dengan Perasaan Bangga

Marini Akhiri Moto2 2020 dengan Perasaan Bangga
Muat komentar