Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Speed Up Racing Dikabarkan Depak Romano Fenati

Silly Season kelas Moto2 tak kalah panasnya. Romano Fenati kabarnya berpisah dengan Speed Up Racing. Sebagai penggantinya adalah Alonso Lopez.

Romano Fenati, Speed Up Racing

Penampilan cemerlang di Moto3 2021, menduduki peringkat kelima klasemen akhir, mengantarkan Fenati kembali promosi ke kategori Moto2 pada 2022. Italiano jadi tandem rookie Fermin Aldeguer, juara CEV Moto2 tahun lalu.

Meski lebih berpengalaman dalam kejuaraan dunia Grand Prix, Fenati kewalahan mengimbangi kinerja gemilang Aldeguer. Raihan terbaik Fenati hanya finis ke-11, sebaliknya Aldeguer urutan ketujuh dan satu kali pole position.

Luca Boscoscuro selaku pemilik Speed Up Racing kabarnya tidak puas melihat performa Fenati, meski telah mengantongi tujuh poin. Tim bahkan sudah menunjuk Lopez untuk mengambil alih posisinya hingga sisa musim.

Sky Sport Italy melaporkan, bahwa Fenati takkan berpartisipasi dalam seri ketujuh Moto2 Grand Prix Prancis akhir pekan depan. Posisinya bakal langsung digantikan oleh Lopez.

Runner-up CEV Moto2 2021 itu terbilang familier dengan motor sasis Boscoscuro. Tahun lalu, dia tercatat empat kali menjadi pembalap pengganti untuk Speed Up Racing di Le Mans, Catalunya serta Assen.

Lopez juga pernah balapan dengan sasis Kalex, saat dia lagi-lagi berstatus replacement rider bersama Flexbox HP40. Ketika itu, pembalap berusia 20 tahun ini menggantikan Hector Garzo yang absen karena cedera di Sachsenring.

Alonso Lopez, Boscoscuro Team Ciatti

Alonso Lopez, Boscoscuro Team Ciatti

Foto oleh: CEV

Satu hal yang menarik adalah Fenati dan Lopez merupakan rekan setim di Max Racing Team kelas Moto3 musim 2020. Sejatinya, skuad mempertahankan Lopez. Namun, belum juga kejuaraan bergulir, dia didepak demi pilot yang lain.

Ya, Lopez kehilangan kursi balap, kendati sudah memperbarui kontrak dengan Max Racing Team. Namanya bahkan telah tercantum dalam entry list yang dirilis Federation Internationale de Motocyclisme (FIM).

Namun, kesepakatan diputus secara sepihak hanya berselang satu bulan usai kontrak baru diteken. Menurutnya, dia didepak karena faktor uang, bahwa tim sedang memiliki masalah finansial dan butuh sponsor.

Sementara itu, perihal nasib Fenati. Eks VR46 Riders Academy itu mau tidak mau harus segera menemukan tim baru, agar Italiano dapat melanjutkan kariernya di Moto2, kategori yang diimpikannya setelah bertahun-tahun di Moto3.

Fenati pernah mendapat kesempatan membalap Moto2 musim 2018. Akan tetapi, aksinya yang dengan sengaja menekan tuas rem tangan motor Stefano Manzi di Misano, berujung pada pemecatan dari Marinelli Snipers.

Jika benar Speed Up Racing mendepak Fenati, maka Lopez akan kembali bereuni dengan Aldeguer, rekan setimnya semasa berlomba di CEV Moto2 2021 bersama Boscoscuro Team Ciatti.

Lopez dan Aldeguer bersaing ketat dalam perebutan gelar juara sepanjang tahun lalu. Walau begitu, Aldeguer yang akhirnya keluar sebagai kampiun, unggul 39 poin atas Lopez pada klasemen akhir.

Baca Juga:
 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Pasca Operasi Arm Pump, Niccolo Antonelli Targetkan Moto2 Prancis
Artikel berikutnya Dipuji Bos Honda, Ai Ogura Kian Dekat Promosi ke MotoGP

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia